
Para pencari kerja tengah mengantre saat mengajukan surat lamarannya.
JawaPos.com - Kota Batam sempat ditinggalkan oleh sejumlah warganya karena mereka terkena program pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Pulangnya para karyawan itu ke kampung halamannya, karena perusahaan tempat mereka bekerja sudah tak kuat lagi menanggung beban operasional, sementara pencapaian bisnis terus menurun.
Akibatnya satu per satu perusahaan menyatakan angkat kaki dari Kota Batam. Namun demikian kondisi itu pelan-pelan mulai berubah sejak beberapa waktu setelah Idul Fitri. Nuasa pertumbuhan ekonomi Batam pun sudah terlihat dengan adanya sejumlah perusahaan di Batam melakukan perekrutan tenaga kerja baru.
Informasi yang didapatkan Batam Pos (Jawa Pos Group), sepanjang Juli 2017 tercatat ada sembilan perusahaan yang sedang melakukan perekrutan tenaga kerja baru.
Hal itu terlihat seperti yang terjadi di PT Alcon Ciba Vision di Kawasan Industri Batamindo, Batam. Sejak Selasa (25/7) lalu, perusahaan yang memproduksi peralatan optik dan lensa ini telah merekrut puluhan karyawan. Hingga kemarin, perusahaan tersebut masih menerima lamaran kerja.
"Hari ini ada 77 lamaran yang masuk. Lebih sedikit dari hari kemarin yang mencapai 156 lamaran," ujar Dahilin, staf perekrutan PT Indoyasa Karya Utama, perusahaan penyalur untuk PT Alcon Ciba Vision.
Selain PT Alcon Ciba Vision, sejumlah perusahaan lain juga gencar merekrut karyawan baru. Di antaranya PT Sumitomo Wiring System, PT Rapala, PT Cicor Panatec, PT Patlite, PT Intricon, PT Shimano, PT Unisem, dan PT Dynacast.
Banyaknya perusahaan merekrut karyawan baru ini menjadi angin segar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) di Batam. Ini menandakan, industri di Batam mulai hidup kembali. "Alhamdulillah, seminggu ini lowongan pekerjaan selalu ada," ujar Risma, seorang pencari kerja (pencaker) asal Padang Pariaman, Sumbar.
Risma sangat berharap dapat diterima di PT Alcon Ciba Vision, karena telah melewati proses seleksi. "Saya selalu lolos berkas, tapi pas wawancara selalu gagal," katanya. "Semoga loloslah," harapnya.
Begitu juga dengan Halimah, pencaker asal Aceh. Doa berharap perusahaan di Batam membuka lowongan sebanyak-banyaknya. "Semoga lowongan ada setiap hari dan kami bisa bekerja dan tak menganggur lebih lama," tukasnya.
Namun bagi pencaker pria, kondisi saat ini tidak cukup menguntungkan. Sebab sebagian besar perusahaan memprioritaskan pekerja wanita. "Kami yang laki-laki susah kali cari kerja. 80 persen perusahaan minta karyawan yang cewek semua," kata Angga, pencaker asal Palembang.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
