
Petani bawang saat panen
JawaPos.com - Petani bawang merah di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah hari ini tampak tersenyum. Mereka saat ini menjalani panen pertama bawang merah yang hasilnya mencapai 21 ton bawang merah dari 0,5 hektar (ha) lahan.
Menariknya para petani bertanam berkat pemberayaan yang dilakukan oleh PT Santosa Agrindo (SANTORI), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA).
“Santori berhasil memanem sekitar 2,1 ton bawang merah dari luasan lahan sekitar 0,5 hektar, nantinya bawang ini akan diolah untuk menjadi bawang bibit,” ujar Zam Zam Qodaruddin di Lampung, Jumat (28/7).
Zam Zam menyebut, nantinya bawang bibit akan digunakan untuk mengembangkan ujicoba di lahan petani dan ditanam kembali di demplot. Ada sekitar 20 orang petani yang akan menerima manfaat langsung dari program tersebut.
Dalam pemberdayaan petani bawang merah ini Santori bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila). Bentuk kerjasama itu memberikan pelatihan kepada calon petani mitra mengenai dasar tehnik bertanam bawang.
“Selain pelatihan dalam kelas, petani mitra juga akan mendapatkan pelatihan lapangan mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga nantinya pengolahan masa panen,” sebutnya.
Ke depan Santori menjadikan Kecamatan Anak Tuah sebagai sentra bawang. Pemikiran itu selain bertujuan untuk mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan), juga merupakan bentuk komitmen Santori terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi usaha.
“Program pengembangan Bawang Anak Tuha merupakan salah program unggulan Social Investment JAPFA,” jelas Head of Social Investment Dept. JAPFA. R. Artsanti.
Artsanti menjelaskan, program pengembangan Bawang Anak Tuha dikembangkan dengan model pengembangan kelompok tani dan berdasarkan prinsip bantuan bibit bergulir. Sehingga nantinya penerima manfaat akan terus dapat berkembang setelah selesai satu putaran program.
“Pilihan JAPFA untuk mengembangkan bawang di Anak Tuha terutama karena harga jual bawang yang cenderung stabil, sehingga nantinya dapat mendorong kesejahateraan petani di sekitar lokasi usaha,” Artsanti menjelaskan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
