
Ilustrasi
JawaPos.com - Insiden nahas terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Desa Pangi, Banama Tingang, Pulang Pisau, Rabu (26/7) pukul 09.WIB. Di duga karena kondisi jalan yang rusak serta kurang paham situsi, kendaraan roda empat saling tabrakan.
Prokal (Jawa Pos Group), Jumat (28/7) melaporkan, kecelakaan ini mengakibatkan Mido Oni (24) warga, Palangka Raya pengemudi Suzuki Karimun bernomor polisi KH 1235 HB tewas di tempat.
Kronologis kecelakaan berawal ketika mobil yang dikemudikan Mido menuju arah Palangka Raya dan hendak menyelip sepeda motor yang dikendarai Maskuni di turunan bukit di Desa Pangi, Kecamatan Banama Tingang.
Posisi saat menyelip, mobil sudah berada di ujung bukit. Namun dari arah berlawanan datang mobil Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan.
Penumpang Toyota Hilux dengan nomor polisi KH 8233 BW selamat namun mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Pangi, Suparjo, saat itu rombongan dari Dinas Kesehatan sedang mengikuti kegiatan Bupati Kapuas untuk menyerahkan bantuan bagi korban Banjir di Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu.
Mobil warna hitam yang melaju dari arah Palangka itu berisi beberapa penumpang. Tabrakan tak terhindarkan ketika berpapasan dengan Suzuki Karimun yang akan menuju kota Palangka Raya.
“Kemungkina karena kurang menguasai kondisi medan serta jalan yang rusak, mobil Karimun terlalu melebar dan mungkin banting setir hingga terjadi tabrakan,” kata Suparjo.
Suparjo menjelaskan mobil yang dikendarai Mido hancur bagian depan, dan korban meninggal di lokasi kejadian.
“Padahal katanya ia (korban) ke Palangka Raya untuk membagikan undangan ke sanak keluarganya, karena pada tanggal 28 - 29 Juli ini korban akan resepsi perwakinan di Gunung Mas," tutur Suparjo.
Dirinya menduga, kecelakaan terjadi lantaran kedua supir kurang paham medan jalan. Kondisinya banyak rusak dan berlubang membuatnya terkesan angker. Apalagi di lokasi kejadian, sebelumnya juga sering terjadi kecelakaan. Dia pun berharap pemerintah provinsi segera memperbaiki jalan rusak tersebut.
"Dalam beberapa bulan terakhir saya hitung ada enam kali kecelakaan di tempat itu, rambu lalu lintas juga belum ada. Ini harus segera diperbaiki agar tidak ada korban lagi," terangnya.
Terpisah, Kasatlantas Polres Pulang Pisau AKP Roy A Tambunan membenarkan kecelakaan yang menewaskan satu orang ini.
“Korban luka berat sudah dilarikan ke rumah sakit. Beberapa penumpang selamat kami mintai keterangan. Dirinya meminta agar pengendara yang melintas di jalan Trans Kalimantan untuk berhati-hati karena kondisi jalan rusak dan berlobang,” tandasnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
