
STIMULAN: Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai keynote speaker Collaborative Destination Development Kamis (27/7) sebagai upaya mendukung pengembangan potensi pariwisata Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya.
JawaPos.com – Kementerian Pariwisata serius menggarap pariwisata di Jawa Timur. Target satu juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2025 resmi ditabuh. Hal itu dilakukan karena sektor pariwisata selalu menjadi unggulan dalam peningkatan devisa negara.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, hingga kini baru ada 240 ribu kunjungan wisman. Mereka direct melalui Bandara Juanda. Sedangkan kunjungan wisman total, baik direct atau in-direct yang melalui Bali sudah mencapai 600 ribu.
''Yang kami target satu juta untuk tahun 2025 adalah kunjungan direct. Kalau untuk kunjungan total, kami yakin tahun ini bisa tercapai satu juta,'' terangnya. Terdapat tiga daerah yang akan dijadikan ikon pariwisata Jatim. Antara lain, Bromo, Tengger, dan Semeru.
Meski demikian, pemerintah juga akan mengembangkan destinasi lainnya. ''Saya siap menjual destinasi-destinasi baru di Jatim,'' janji Arief. Selain wisata alam, juga ada festival budaya yang akan dikembangkan di Jatim.
Seperti Jember Fashion Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnival, dan Malang Flower Carnival. Menurut Arief, ketiga atraksi budaya tersebut bahkan selalu menduduki Top 20th in the World. ''Di Jatim, wisata alam dapet, wisata budaya juga dapet,'' tutur mantan Dirut Telkom itu.
Di tempat yang sama, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Angkasa Pura (AP) I Muhammad Asrori kompak menyatakan keoptimisannya. Pertumbuhan pergerakan penumpang mancanegara selama beberapa tahun terakhir sangat tinggi.
Pada 2016, terdapat 612.412 kunjungan wisman melalui Bandara Juanda. Statistik tersebut naik 32 persen dibanding jumlah kunjungan wisman tahun sebelumnya 463.596 orang. ''Bahkan pertumbuhan kunjungan wisman 2015 dibanding 2014 naik cukup signifikan yaitu 54 persen,'' imbuh Asrori.
Untuk itulah, AP I juga melakukan kolaborasi dengan Pemprov Jatim, Dinas Pariwisata Jatim, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim, dan perwakilan pemerintah kota/kabupaten sekitarnya. Selain itu beberapa pelaku bisnis juga dilibatkan.
Di antaranya, Association of Indonesian Tours and Travel Agent (ASITA) Jatim, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim. ''Kolaborasi tersebut kami wujudkan lewat forum Collaborative Destination Development,'' imbuhnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
