
Geliat Ritel Modern di Kota Pudak
JawaPos.com – Minimarket makin menjamur di Kota Pudak. Daya beli masyarakat yang meningkat menjadi faktor masuknya investor sektor perdagangan itu.
Dinas penanaman modal dan PTSP (DPMP) mendata, pada 2016, hanya ada 21 izin usaha ritel modern yang masuk. Tahun ini, enam bulan pertama, sudah ada 36 izin baru. Total terdapat 220 ritel modern di Kota Pudak. ”Kebanyakan izinnya minimarket. Secara rata-rata, luasnya 200–300 meter persegi,’’ kata Kepala Seksi (Kasi) Reklame DPMP Gresik Johar Gunawan.
Dia menyebutkan tiga wilayah yang ditumbuhi banyak minimarket baru. Yakni, Driyorejo, Kebomas, dan Manyar. Menurut Johar, ritel modern di Kota Giri menggeliat sejak lima tahun terakhir. Arah pengembangan pun telah bergeser. Minimarket tidak lagi berdiri di pinggir jalan protokol. Mereka mengincar kawasan perumahan.
Misalnya, Perumahan GKB. Minimarket menjamur di kawasan perumahan tersebut. Berdasar penelusuran pada Rabu (26/7), tercatat ada 11 lokasi belanja yang bercokol di sepanjang jalan. Pertumbuhan juga tampak di wilayah selatan. Yakni, kompleks Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD). Lokasi itu juga dibidik banyak pengusaha sektor perdagangan.
Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Gresik Lulus Haryono menambahkan, pertumbuhan minimarket dipengaruhi perkembangan kota. Industri mendorong geliat perdagangan modern. Banyak ritel yang konsumennya pekerja industri. ”Apalagi, UMK di Gresik tinggi. Otomatis daya beli masyarakat meningkat,’’ ujarnya.
Menurut dia, omzet ritel mencapai Rp 5 juta per bulan. Nilai penghasilan bergantung pada lokasi minimarket.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
