
Ilustrasi
JawaPos.com - Kasus penggerebekan gudang beras milik PT IBU, produsen beras Maknyuss di Bekasi, Jawa Barat, menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk membenahi tata niaga beras. Rantai distribusi beras yang panjang diyakini jadi biang keladi disparitas harga yang terlalu jauh. Distribusi yang panjang ini membuat petani kurang bahagia, pedagang dan konsumen mengeluh.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan disparitas harga terjadi bukan karena kurangnya stok tetapi karena distribusi, tata niaga, pelaku pasar hingga asimetris produksi.
"Disparitas tinggi betul, itu karena ada sesuatu di sini (rantai distribusi). Bukan karena kurangnya pasokan," tegas Suwandi dalam diskusi Round Table di Menara Kadin, Kamis (27/7).
Dia menambahkan pembentuk harga di tingkat eceran lebih banyak dipengaruhi kondisi geografis kepulauan yang berkaitan dengan aksesibilitas, sistem logistik, distribusi, tata niaga, serta struktur dan perilaku pasar. Selama ini ada 6 sampai 9 titik yang harus dilewati agar beras sampai ke tangan konsumen. Kini panjangnya mata rania itu dipotong menjadi 2-3 titik saja.
"Sehingga disparitas yangg semula tinggi akan semakin mengecil," ungkap Suwandi.
Saat ditanya soal kisaran rata-rata biaya distribusi beras hingga sampai ke tangan konsumen, Suwandi memberikan gambaran umum. Nilainya bervariasi antar wilayah.
"Ada sih, tapi bervariasi tergantung wilayahnya. Ada yang Rp 200 per kilogram, ada Rp 600 per kilogram. Dan ada yang lebih mahal lagi tergantung jarak dan jenis angkutan. Tapi kalau yang dekat, enggak sampai Rp 100 per kilogram," tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
