Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2017 | 21.53 WIB

Atasi Kelangkaan Pasokan, Pemerintah Putuskan Impor Garam

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti - Image

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

JawaPos.com - Kelangkaan garam yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah wilayah di Indonesia akhirnya direspons pemerintah. Lewat PT Garam (Persero), pemerintah berencana melakukan impor garam beryodium guna memenuhi kebutuhan di dalam negeri.


"Selama belum ada panen (garam) dari petani, kita minta PT Garam untuk (melakukan) impor," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (27/7).


Beberapa pekan terakhir ini masyarakat memang tengah diresahkan dengan kelangkaan garam beryodium di pasaran. Hal itu terjadi karena petani garam kesulitan dalam mencari bahan baku.


Disisi lain, kebutuhan garam beryodium untuk konsumsi rumah tangga cukup tinggi, yakni sebesar 4,3 juta ton per tahun. Jumlah tersebut tidak bisa diimbangi dengan total produksi garam dalam negeri yang hanya mencapai 1,8 juta ton per tahun. Akibatnya, harga garam di sejumlah wilayah mengalami kenaikan.


Lanjut Susi, Indonesia nantinya akan mengimpor garam dari sejumlah negara, seperti Australia, India dan negara lainnya dengan produksi garam yang melimpah.


Meski demikian, impor garam yang dilakukan oleh pemerintah tidak dimaksudkan untuk menyingkirkan mata pencaharian petani garam. Pemerintah malah berencana mendorong agar bisa melakukan swasembada garam dalam beberapa tahun kedepan.


"Kalau musimnya baik itu impornya sedikit. Kalau musim tidak baik impornya banyak. kita sebetulnya juga mendorong swasembada. Kita ingin nantinya Nusa Tenggara Timur punya lahan 5.000 ha itu bisa diutilisasi untuk panen garam," pungkasnya.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore