
Ilustrasi
JawaPos.com – Satreskrim Polres Tasikmalaya masih memburu dua pelaku penyerang janda muda, Rini Sugiartini (35). Polisi mengaku belum mengantongi identitas dua orang berteregos yang menodongkan golok dan melukai leher ibu muda beranak tiga itu.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Gito mengatakan, polisi masih mengejar dua pelaku yang menyerang korban di rumahnya. Menurut Gito, ciri-ciri pelaku belum dikantongi karena korban belum bisa dimintai keterangan. Kondisinya masih belum pulih.
Soal dugaan bahwa para penyerang Rini orang dekat korban, Gito masih melakukan pengembangan bukti-bukti termasuk saksi di lokasi kejadian. “Nanti setelah ketangkap, kita kan tidak boleh berandai-andai. Intinya sedang dalam pengembangan penyelidikan dan pengejaran,” ujar Gito saat dihubungi Radar Tasikmlaya (Jawa Pos Group), kemarin (26/7).
Termasuk, kata Gito, motifnya pelaku menyerang korban belum bisa dipastikan, apakah hanya menyerang korban saja atau ada dendam, belum bisa ditentukan.
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Desa Padawaras Yayan Siswandi mengatakan Rini sudah dibawa pihak keluarga didampingi pihak kepolisian dari Polsek Cipatujah pulang ke rumahnya di Kampung/Desa Padawaras dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo pada Selasa malam (25/7).
Menurut Yayan, saat ditanya, Rini belum bisa berbicara apa-apa soal penyerangan. “Kalau si korban terbuka pasti cepat bisa diungkap, siapa pelakunya,” ujarnya.
Yayan tetap berpikir bahwa kemungkinan besar yang menyerang Rini adalah orang terdekatnya. Bisa saja pacar atau teman dekat si korban yang dendam. Karena dua pelaku tidak mengambil harta atau barang-barang apapun dari rumah korban.
Rini Sugiartini (35), warga Kampung Padawaras Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, sebelumnya, menjadi korban penodongan dua orang. Leher janda muda itu terluka akibat terkena golok. Sampai Selasa malam (25/7), polisi masih mendalami kasus tersebut.
Kapolsek Cipatujah AKP Atang Rustandi, kemarin menjelaskan kronologi kasus Rini. Senin (24/7) pukul 22.00, Rini bersama putrinya, Anisah Nurpianti (11) memotong pembungkus kue wajik di dapur rumahnya. Tiba-tiba terdengar orang mengetuk pintu. Rini lalu bergegas membuka pintu rumahnya.
Saat korban membuka pintu, tiba-tiba dua orang menggunakan penutup kepala (tergos) menodongkan golok ke leher perempuan itu. Korban lalu berteriak minta tolong hingga golok itu melukai lehernya.
“Karena goloknya mengenai leher korban mengalami luka. Oleh tetangganya dilarikan ke Puskesmas Cipatujah guna pengobatan,” kata Kapolsek Cipatujah AKP Atang Rustandi Selasa (25/7).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
