
Andi Halid saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu
JawaPos.com - Langkah Ahmad Doli Kurnia dan Sirajuddin Abdul Wahab yang mendesak Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dilengserkan dari jabatannya berbuntut panjang. Akan ada sanksi bagi kader partai beringin itu.
Sekretaris Jenderal PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Andi Nursyam Halid mengaku akan mengusulkan kepada DPP Partai Golkar untuk memberi peringatan keras dan sanksi kepada Doli dan Sirajuddin.
"Sanksi agar tidak diberi ruang mengambil hak secara politik baik caleg, bupati, di pileg ke depan," tegasnya saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (26/7).
Kata dia, sebagai orang yang terjun ke dunia politik pastinya bertujuan memiliki jabatan politis. "Itu yang akan kita usulkan," imbuhnya.
Kendati demikian, sebelum mengusulkan adanya sanksi, mereka akan berkomunikasi terlebih dahulu kepada Doli dan Sirajuddin. "Tapi kami akan berkomunikasi yang baik. Bang Doli mantan ketum saya di KNPI dan AMPG. Siraj sahabat saya," sebut Andi.
Dia menambahkan bahwa sejatinya Partai Golkar tidak mengenal GMPG yang dikoordinir Doli. Hanya ada AMPG sebagai organisasi kepemudaan yang legal. "Apa yang dilakukan kawan-kawan di luar mungkin juga kawan-kawan kami sebagai kader, secara organisasi itu tidak terstruktur dalam organisasi yang ada di Partai Golkar," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I PP AMPG Eka Sastra mengatakan, kritik yang disampaikan Doli dan Sirajuddin adalah bagian dari demokrasi. Namun dia menegaskan dari jajaran partai dari paling atas hingga ke bawah solid untuk tetap mendukung Novanto menghadapi kasus hukumnya.
"Dari DPP, fraksi, pertemuan seluruh DPR Provinsi, kami AMPG, semua solid terhadap proses yang ada. Kita semua saling menguatkan," tegasnya
Apalagi, partai memiliki mekanisme dan aturan main. Artinya, mereka tidak bisa dengan mudah mengganti ketua umum jika merujuk pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.
Salah satunya, jika kader atau pimpinan dijadikan tersangka, berlaku asas praduga tak bersalah hingga ada putusan inkrah. "Prinsipnya partai patuh pada hukum. Kita punya mekanisme yang rigid," pungkas Eka.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
