
Pelaku saat diintrogasi polisi
JawaPos.com – Sophie alias Sofy (21) harus berurusan dengan polisi. Perempuan asal Yogyakarta itu nekat membawa kabur motor Dwi Pramusito (26) yang baru dikenalnya. Saat ditangkap Sofy berkerudung pink, berkemeja panjang biru serta memakai celana panjang jeans.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Sastika Aktadivia mengungkapkan, peristiwa penggelapan terjadi Selasa (4/7) lalu. Awalnya, Dwi dan Sofy yang sama-sama warga Yogyakarta berkenalan melalui Facebook. Dalam perkenalannya, Sofy mengaku bergelar dokter yang baru lulus dari UII Yogyakarta.
“Pelaku kenal dengan korban satu bulan yang lalu. Dan pelaku mengaku sedang cari pekerjaan di Jakarta. Karena sesama warga Yogyakarta, korban pun berniat menolongnya,” terang Rensa, Minggu (23/7).
Dwi pun berjanji akan membantu Sofy melamar pekerjaan sebagai dokter di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. Keduanya sepakat untuk bertemu di RS Royal Taruma, Jakarta Barat pada Senin (3/7). Setelah itu Dwi mengajak Sofy ke tempat kosnya.
“Korban mengajak ke tempat kos, karena pelaku ingin meminjam motor miliknya untuk melamar pekerjaan,” ujarnya dikutip Lampu Hijau (Jawa Pos Group).
Dwi sempat memperkenalkan Sofy kepada Masradin, teman kosannya di Jalan Tomang Tinggi I, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tidak lama kemudian Sofy pamit dan membawa motor Honda Beat nopol B 6424 ZCG milik Dwi. Kala itu Sofy berjanji akan kembali pagi hari.
“Setelah pergi membawa motor, pelaku tidak kunjung kembali. Korban sempat menghubungi melalui BBM, namun tidak dibalas. Bahkan sehari kemudian kontak BBM korban dihapus oleh pelaku,” ungkapnya.
Setelah seminggu tak ada kabar, Dwi mencoba menghubungi Sofy lagi. Dwi pun langsung menanyakan motornya. Sofy bilang motor Dwi dibawa Rika, temannya. Mendapat jawaban tersebut, Dwi kemudian memancing Sofy dengan mengajak bertemu di RS Royal Taruma dan Sofy menyetujuinya. Namun sebelum bertemu Sofy, yakni Selasa (11/7) sekira pukul 00.05 dini hari, Dwi lapor ke Polsek Tanjung.
Begitu Dwi dan Sofy bertemu, anggota Reskrim Polsek Tanjung Duren segera menghampiri dan menangkap Sofy. “Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya telah menggelapkan motor korban. Anggota sempat meminta alamat teman pelaku yakni Rika, namun tidak ditemukan.
Pelaku juga mengaku bekerja sebagai dokter di RS. Pondok Indah Jakarta Selatan, tapi saat dilakukan pengecekan di RS. Pondok Indah, pelaku bukanlah dokter yang bertugas di RS. Pondok Indah Jakarta Selatan,” katanya.
Rensa menambahkan, Sofy mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan lebih dalam. “Pelaku sampai ke Jakarta satu bulan lalu. Alasannya mau nyari suaminya,” imbuhnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
