
Mbah Suparni masih bekerja dan beraktivitas seperti biasanya
JawaPos.com - Indonesia ternyata selalu dipenuhi dengan orang-orang berumur panjang yang sanggup beraktivitas normal, bahkan masih tetap bekerja seperti biasa.
Salah satunya dalah Mbah Suparni, usianya sudah melebihi satu abad, tepatnya 117 tahun. Ananknya dua, cucunya ada empat, dan kini memiliki enam cicit.
Sebagaimana dilansir dari Tabloid Nyata (Jawa Pos Group), yang menyambangi rumahnya, di RT 34 RW 18, Pedukuhan Sadang, Kelurahan Tanjungharjo, Nanggulan, Kulon Progo, Jawa tengah. Mbah Suparni tampak sedang beraktivitas seperti biasanya. Namun, tak terlihat si mbah makan besar.
Dia hanya mengonsumsi biskuit yang terlebih dahulu dicelupkan ke dalam teh hangat sebelum dimakan. Wajar, gigi Mbah Suparni hanya tinggal satu.
Mbah Suparni mengaku tidak pernah makan terlalu kenyang. "Makan itu merupakan keharusan, namun jangan berlebihan," kata Mbah Suparni.
Menurutnya, dengan makan tak terlalu kenyang menjadi salah satu rahasia yang membuat hidup lebih dari satu abad.
Gaya hidup seperti itu juga membuat Mbah Suparni tidak pernah terkena penyakit serius. Hanya sesekali sakit batuk yang biasa diobatinya dengan obat tradisional.
Mbah Suparni mengaku pantang meminum obat-obatan kimia. Ia meyakini jika obat-obatan tersebut dapat memberikan efek samping yang akan dibawanya hingga tua.
Supaya tidak gampang sakit, Mbah Suparni rajin mengonsumsi jamu yang berasal dari dedaunan, seperti sambiloto.
Ia biasanya membeli jamu di penjual jamu langganannya di Yogyakarta, saat belanja barang dagangan. Sedangkan, untuk menjaga kualitas matanya, Suparni rutin cuci muka dengan air seduhan daun sirih setiap pagi dan sore.
”Ambil daun sirih enam sampai tujuh lembar, cuci bersih, kemudian seduh dengan air hangat,” ujarnya.
”Setelah dingin, bisa diminum untuk meredakan batuk, cuci muka untuk mempertajam penglihatan, dan sekaligus untuk obat bila sakit mata. Kalau pakai obat mata buatan pabrik pasti nanti ada cirinya (efek samping, red),” imbuh Mbah Suparni.
Dari caranya bercerita, siapapun bisa menyimpulkan jika Mbah Suparni masih memiliki ingatan yang tajam. Rahasianya, ternyata sangat sederhana.
Untuk menjaga kemampuan otaknya, si Mbah Suparni selalu menghilangkan rasa iri dan dengki dalam hatinya.
”Kalau ada orang yang iri pada tetangga atau temannya yang punya sesuatu, berarti dia temannya setan. Kalau tidak punya, dilarang mengeluh. Kalau diberi rezeki Gusti Allah, jangan lupa berbagi. Jangan menuruti nafsu untuk membeli sesuatu yang kita inginkan, jadi orang itu harus sederhana,” pesannya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
