Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juli 2017 | 04.24 WIB

Pejabat Palsu Minta Sumbangan

PALSU: Tampilan akun facebook Whisnu Sakti Buana yang dipalsukan. - Image

PALSU: Tampilan akun facebook Whisnu Sakti Buana yang dipalsukan.

JawaPos.com- Anda berteman dengan figur publik di media sosial? Kalau iya, tolong jangan GR dulu kalau tiba-tiba Anda dihubungi figur publik tersebut lewat media sosial. Sebab, bisa saja Anda bakal menjadi korban hoax. Atau malah menjadi korban penipuan.


Kejadian itu nyaris menimpa sejumlah orang yang berteman dengan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Sejumlah teman Whisnu Sakti tiba-tiba mendapatkan pesan lewat Facebook Messenger. Seolah-olah pesannya langsung dikirim politikus PDIP tersebut.


Kepada teman-temannya, Whisnu palsu itu mengaku menggalang dana bagi orang yang sedang membutuhkan. Dia meminta temannya ikut menjadi donatur dengan menyetorkan uang donasi lewat rekening Bank BNI dengan nomor 0494743667 atas nama Surtiyana.


Beruntung, Whisnu palsu tersebut tidak ’’sakti’’. Orang-orang yang dimintai donasi curiga. ’’Mereka langsung menghubungi saya,’’ ujar Whisnu.


Aksi itu ternyata terjadi karena akun Facebook Whisnu Sakti tengah dikloning orang tidak bertanggung jawab. Pelaku menjiplak dengan membuat akun bernama Whisnu Sakti Buana. Foto-foto Whisnu ikut disedot. Pelaku juga meminta pertemanan kepada orang-orang yang ada dalam friend list Whisnu. Kini alumnus ITS itu berencana melaporkan kasus tersebut kepada polisi.


Mengkloning akun Facebook dengan tujuan menyebarkan informasi hoax dan penipuan belakangan memang marak. Sebab, saat ini ada beberapa cara yang memungkinkan seseorang membuat banyak akun baru di Facebook. Tanpa perlu membikin dan melakukan verifikasi e-mail.


Awalnya, cara itu banyak dibuat untuk ’’beternak’’ akun Facebook. Biasanya untuk tujuan marketing. Namun, belakangan tidak sedikit hasil dari ternak akun Facebook tersebut yang disalahgunakan. Untuk modus duplikasi akun figur publik, sudah banyak korban.


Selain Whisnu, kasus serupa pernah menimpa sejumlah pejabat. Termasuk Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Jika Whisnu palsu meminta sumbangan untuk kegiatan sosial, Alex palsu malah minta pulsa. Persis seperti mama-mama fakir pulsa yang mengaku sedang berada di kantor polisi, yang sering menghantui inbox SMS Anda.


Yang membuat tidak banyak orang yang tertipu dengan aksi Whisnu palsu adalah respons cepat melapor ke Facebook. Ketika mendapatkan adanya akun palsu Whisnu Sakti, Jawa Pos memang langsung melapor ke Facebook. Laporan itu langsung direspons dengan menghapus akun Whisnu palsu.


Cara pelaporannya cukup mudah. Anda tinggal melihat ke akun palsu tersebut, lalu cari menu report di tombol sebelah add friend. Kemudian, pilih report this profile, lanjutkan dengan memilih this is a fake account dan submitted to Facebook for review. Facebook akan memberikan kabar kepada Anda bahwa akun itu telah mereka blokir karena terbukti palsu. Sebagai netizen bijak, Anda tentu bisa berpartisipasi seperti itu bila menemukan akun-akun yang dipalsukan.


Bagi Anda sendiri, ada beberapa cara agar terhindar dari pemalsuan akun. Di Facebook, Anda bisa menyetel pengaturan privacy. Sembunyikan friend list Anda. Atur hanya Anda atau orang-orang yang Anda pilih yang bisa melihat friend list tersebut. Pengaturan yang sama bisa Anda terapkan untuk pengaturan posting, profil, dan foto. Jangan biarkan foto Anda bisa dilihat semua orang. Kecuali kalau Anda jomblo dan berharap di-stalking lawan jenis.


FAKTA:
Tidak ada permintaan sumbangan lewat Facebook Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Akun yang meminta sumbangan itu palsu. Hati-hati jika Anda menerima permintaan pertemanan di Facebook.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore