
Beras Maknyuss yang banyak dijual di supermarket
JawaPos.com - PT Indo Beras Unggul (IBU), produsen beras bermerk Maknyuss dianggap telah memainkan harga beras di tingkat konsumen. Hal ini lantaran harga yang dijual tak sesuai karena menjual beras jenis IR64 yang kualitasnya medium.
Seperti diketahui, harga beras cap Maknyuss dijual dengan harga Rp 13.700 per Kilogram. Sementara untuk cap Ayam Jago dijual dengan harga Rp 20.400/Kg.
Mengacu pada harga tersebut, benarkah PT IBU memainkan harga beras di tingkat konsumen?
Juru Bicara PT IBU, Jo Tjong Seng menjelaskan, pihaknya memberi Gabah Kering Panen (GKP) dari petani sebesar Rp 4.900/KG. Harga itu meningkat dua kali lipat menjadi Rp 9.800/KG (Harga Bahan Baku) setelah melalui proses penggilingan hingga menjadi beras.
"Biaya itu masih ditambah produksi dan pengemasan, delivery dan marketing, serta overhead General Affair," ujarnya di Jakarta, Selasa (25/7).
Total dari tiga biaya tersebut adalah sebesar Rp 1.700 untuk pulau Jawa dan Rp 2.100 (Luar Pulau Jawa). Total biaya tersebut akan ditambahkan dengan biaya gabah yang telah digiling sebesar Rp 9.800.
Itu artinya Harga Pokok Penjualan (HPP) sampai distributor adalah sebesar Rp 11.600/Kg (Pulau Jawa) dengan asumsi Rp 9.800 + Rp 1.700 + Rp 100 untuk keuntungan perusahaan. Sementara untuk harga di luar pulau Jawa sebesar Rp 12.200/Kg dengan asumsi Rp 9.800 + Rp 2.100 + Rp 100 keuntungan perusahaan.
Dengan demikian, harga beli konsumen yang dijual oleh pengecer sebesar Rp 13.700/Kg atau naik Rp 2.100 untuk beras cap Maknyuss merupakan total margin dari distributor, grosir dan pengecer. Sementara itu, untuk cap Ayam Jago, Harga Bahan Bakunya sebesar Rp 11.800 ditambah tiga biaya utama sebesar Rp 1.700 menjadi Rp 13.500.
Harga tersebut meningkat menjadi Rp 20.400/Kg dimana margin sebesar Rp 6.900 merupakan keuntungan total dari distributor sampai ke tangan pengecer. "Jadi ini adalah Margin yang terbentuk di mekanisme pasar tradisional," tandasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
