Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2017 | 23.20 WIB

Novel Baswedan Sudah Tidak Sabar Ingin Jihad Lawan Korupsi Lagi

Kondisi Novel Baswedan saat ditemui Jawa Pos di Singapura. - Image

Kondisi Novel Baswedan saat ditemui Jawa Pos di Singapura.

JawaPos.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak‎ mengaku beberapa waktu lalu menjenguk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Basdewan di salah satu RS di Singapura.


‎Dahnil mengaku Novel masih penuh semangat untuk melakukan perang terhadap para koruptor di Indonesia.


"‎Novel semangat jihad lawan korupsi, dan sudah tidak sabar untuk kembali beraktivitas," ujar Dahnil dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (25/7).


Dahnil juga mengungkapkan, Novel masih dalam kondisi penyembuhan. Beberapa minggu ke depan, Novel juga akan kembali menjalani operasi mata sebelah kirinya. Selama menunggu, Novel banyak beraktivitas di masjid dan tempat penginapan sementaranya.


Novel, lanjut Dahnil, berharap kasus penyerangan terhadapnya tidak menyurutkan upaya pemberantasan korupsi oleh KPK, justru harus semakin bersemangat.


"Sementara KPK harus tetap solid meskipun dihadapkan dengan berbagai ancaman dari berbagai pihak yang tidak senang dengan agenda pemberantasan korupsi," katanya.


Kemudian, ungkap Dahnil, Novel juga mengeluhkan kepada pihak kepolisian yang lama menemukan pelaku teror penyiraman terhadap dirinya. Bila merujuk dengan kemampuan polisi dalam berbagai kasus terorisme yang bisa diungkap dengan mudah, maka menjadi keanehan kasus penyerangan terhadapnya terkesan begitu sulit.


"Seharusnya mudah sekali. Namun, ada sesuatu yang mengganjal dan menghambat," ungkapnya.


Sekadar informasi, ‎teror yang menimpa Novel Baswedan ini sudah terjadi selama tiga bulan lebih, tepatnya terjadi pada 11 April 2017. Pada saat itu Novel usai melakukan ibadah salat Subuh, tiba-tiba di dekat rumahnya, Novel disiram oleh dua orang tidak dikenal menggunakan cairan kimia.


Saat ini Novel masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura untuk mengobati matanya yang disiram cairan kimia ‎itu.


Perkembangan terbaru, polisi mengklaim telah memiliki sketsa wajah para terduga pelaku penyiraman air keras itu. Dan akan segera disebarluaskan ke masyarakat.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore