
Ilustrasi: Gudang beras
JawaPos.com - Dalam sepekan terakhir ini, masyarakat diresahkan dengan adanya beras oplosan yang dilakukan oleh PT Indo Beras Unggul (IBU), dalam beras kemasan cap maknyus dan ayam jago. Mereka khawatir, beras yang mereka makan adalah beras berkualitas rendah.
Lalu, apa tolak ukur beras dengan kualitas premium?
Juru Bicara PT IBU, Jo Tjong Seng menjelaskan, kualitas beras premium bisa dilihat dari bentuk fisiknya. Beras premium memiliki tingkat keutuhan beras sebesar 95 persen.
"Berdasarkan parameter mutu yaitu keutuhan beras. Jadi beras kepalanya lebih banyak atau tidak," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (25/7).
Selain itu, premium atau tidaknya sebuah beras, dapat dilihat dari warnanya. Semakin putih dan bersih beras itu maka akan semakin baik. Dia juga mengklaim, jika deskripsi mutu tak mempengaruhi kualitas gizi yang disajikan dalam kemasan.
"Deskripsi mutu itu tidak ada kaitannya dengan kandungan gizi. Karena rata-rata beras putih memiliki kandungan yang sama," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
