Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2017 | 06.15 WIB

Aneh! Ada Truk Jalan Mundur, Setelah Dicek Sopirnya Tewas

Tim relawan emergency mengevakuasi jasad sopir yang ditemukan sudah tak bernyawa di ruang kemudir kendaraan yang ditumpanginya. - Image

Tim relawan emergency mengevakuasi jasad sopir yang ditemukan sudah tak bernyawa di ruang kemudir kendaraan yang ditumpanginya.

JawaPos.com - Seorang sopir truk, Samsudin, ditemukan duduk telungkup tanpa nyawa di ruang kemudinya, Minggu (22/7). Dia tewas mendadak ketika berhasil menyalakan mesin truknya.


Awalnya lelaki 61 tahun itu memarkir truknya di tepi Jalan Jurusan Pelaihari kilometer 20,8 Liang Anggang, Banjarbaru. Turun dari truk dia menyeberang jalan, singgah ke warung dekat Kantor Kelurahan Landasan Ulin Selatan untuk makan siang.


Hingga santapannya ludes, tak ada yang aneh dengan Samsudin. Saksi mata mulai berteriak tak lama setelah dia menaiki truknya. Begitu mesin menderu, bukannya maju, truk itu terus mundur secara perlahan. Hingga buritan baknya menubruk truk yang parkir di belakangnya.


Merasa ada yang aneh, sopir truk di belakang pun turun. Mengetuk pintu kemudi Samsudin dan memintanya keluar. Tak disangka, rekan sesama sopir itu sudah dalam kondisi tak bernapas.


Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob yang berada di lokasi menyebutkan, almarhum diketahui tinggal di Jalan Cemara RT 09 Kecamatan Banjarmasin Utara. Perawakannya kurus dengan kepala pelontos.


Mengenai penyebab kematian, masih dalam pemeriksaan tim forensik. "Dugaan awal karena sakit. Sebab, tak tampak ada tanda kekerasan fisik pada tubuhnya. Kami juga menemukan obat penyakit darah tinggi di ruang kemudinya," jelas Kompol Syaiful dikutip dari Prokal (Jawa Pos Group), Senin (24/7).


Truk dengan nopol DA 9062 AM itu pun di police line. Hingga akhirnya jenazah dimasukkan ke dalam kantong mayat. Dan dievakuasi Landu Emergency Team (LET) ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru di Jalan Trikora.


Selama proses evakuasi, terjadi kemacetan panjang hingga Bundaran Liang Anggang. Mengingat banyaknya sesama sopir truk yang melambatkan kecepatannya untuk mengetahui insiden tersebut.


Pemilik truk, Anshar, mengaku belum kelewat mengenal Samsudin. Lantaran ia baru mempekerjakan Samsudin selama dua bulan terakhir. "Soal riwayat penyakit, saya kurang tahu. Tapi beberapa kali ia memang mengeluhkan maag-nya," kisahnya.


Komunikasi terakhirnya dengan Anshar dijalin via telepon pagi itu. Samsudin bermaksud pergi ke bengkel di jalan lintas Banjarbaru-Tanah Laut tersebut.


"Beres di bengkel mengecek truknya, ia mau mengambil muatan tanah di Banjarbaru. Lalu mengantarkan ke pemesan di Jalan Sulawesi Banjarmasin," pungkas Anshar.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore