
Petani Tembakau
JawaPos.com - RUU Tembakau sampai saat ini masih terus dibahas di DPR. Namun banyak juga orang yang menolak hal tersebut. Pasalnya tidak memihak ke masyarakat yang tidak mengkonsumsi rokok.
Ketua Badan Khusus Pengedalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Toety Suroyo mengatakan, RUU Tembakau tidak berpihak kepada masyarakat yang ingin sehat. Padahal masyarakat yang tidak merokok mempunyai hak untuk sehat.
"RUU Tembakau ini melanggar hak sehat masyarakat, ingin menguntungkan produksi rokok, apa DPR mau meracuni rakyat," tegas Toety kepada JawaPos.com, Senin (24/7).
Menurut Toety, pembahasan RUU Tembakau harus ditiadakan lantaran hanya berpihak kepada pengusaha dan juga petani. Sedangkan masyarakat yang tidak mengkonsumsi rokok sangat dirugikan.
"Memang RUU Tembakau ini harus ditiadakan," tehasnya.
Selain itu, pemerintah juga perlu menghentikan iklan rokok di televisi. Sebab menurut data yang ia terima, iklan rokok merangsang remaja untuk mengkonsumsi sebanyak 70 persen. "Jadi memang iklan rokok sangat merangsang para remaja untuk membeli," pungkasnya.
Sejak diusulkan oleh DPR, RUU Tembakau telah memicu polemik. Sejumlah organisasi kesehatan menentang RUU yang diklaim mengakomodasi kepentingan industri rokok, petani tembakau, dan kesehatan masyarakat itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
