
Imam Nahrawi saat memberikan keterangan di DPP PKB
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mewanti-wanti organisasi kepemudaan (OKP) untuk tidak menyimpang. Apalagi, jika terjerumus dalam gerakan radikal.
Imam mengatakan, OKP di bawah koordinasinya yang menyimpang akan mendapat hukuman. Bentuknya pembekuan dana bantuan tahunan.
"Sampai mereka bisa mengklarifikasi," ujarnya saat perayaan Ultah PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta Minggu (23/7).
Pria yang akrab disapa Cak Imam itu mengatakan, saat ini ada ratusan OKP yang ada di bawah koordinasi Kemenpora. Jumlah bantuan yang diterima pun cukup besar. Angkanya mencapai Rp 1 Miliar per tahun.
"Lumayan kan, makanya (jangan menyimpang)," imbuhnya.
Saat ini, ada satu OKP yang dalam tahap penahanan dana bantuan, Yakni Pramuka. Hal ini, katanya, tak lepas dari statement ketua Pramuka Adhyaksa Dault yang menyatakan dukungannya terhadap HTI di sebuah acara.
"Kami masih tunggu klarifikasinya," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
