
Sijago merah mengamuk di permukiman padat penduduk tak jauh dari eks Mapolresta Samarinda, Jalan Bhayangkara, tadi malam.
JawaPos.com - Warga di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak heboh. Kamis (20/7), sekitar pukul 19.15 Wita, si jago merah mengamuk menghanguskan lima bangunan di daerah tersebut.
Warga berhamburan berlari keluar rumah. “Kebakaran,” suara teriakan itu pun membuat warga kian panik. Sejumlah orang berusaha menyelamatkan diri beserta barang berharga. Mereka juga berusaha dengan alat seadanya memadamkan api yang membesar.
Erna (28) tak kuasa ketika mendengar teriakan ada api. Perempuan yang tengah seorang diri di kediamannya itu pun tak bisa berbuat banyak. Tangisan dan lantunan ayat-ayat suci Alquran juga tak bisa menghentikan kobaran api yang membara.
“Ya Allah, musibah apalagi ini,” ujarnya sembari menangis. Perempuan dengan rambut sebahu itu terus memanggil nama orang tuanya.
Kepanikan membuat dia berusaha secepatnya untuk menyelamatkan diri. Di luar rumah, seketika tubuh perempuan muda itu rebah berada di kerumunan warga yang berusaha menjinakkan api. Laiknya orang hendak beristirahat, hanya pakaian di badan yang tersisa dari rumahnya yang terbakar. Nyaris tak ada harta benda yang selamat dari kediaman yang dihuni bersama orang tuanya.
Sempat tak sadarkan diri, Erna harus dievakuasi menjauh dari rumahnya. Perawatan khusus pun dilakukan tepat di eks Mapolresta Samarinda yang kini Polsekta Samarinda Ilir. Tim PMI menggunakan alat pernapasan.
Kebakaran itu diketahui dari rumah sewaan yang dihuni Misyanti (37). Perempuan yang juga sedang sendiri berada di kediamannya. Dia terkejut ketika melihat ada ledakan pada salah satu lampu di bagian rumahnya. “Lampu pecah, api muncul,” ujarnya dengan napas tak beraturan.
Dia lantas panik ketika tak dapat memadamkan api. Air yang berusaha disiram ke titik tak berpengaruh. Api semakin membesar. Tak bisa menjinakkan si jago merah, Misyanti pun berteriak minta tolong. Warga yang mendengar pun turut kebingungan mencari air.
Cerita Misyanti, uang tabungan yang rencananya untuk membeli hewan kurban ikut raib ludes. “Ya di atas Rp 3 juta, padahal sudah lama dikumpulkan,” sebutnya.
Demi mengabarkan musibah tersebut kepada suaminya, Misyanti harus meminta tolong kepada tetangganya. Laiknya Erna, nyaris tak ada harta yang selamat dari kediamannya. Ponsel genggam pun tak diketahui keberadaannya. Erna pun hanya bisa mengelus dada ketika melihat rumah dan bangunan lain milik tetangganya hangus.
Suara di handy talkie (HT) tentang api yang mengamuk menyebar di saluran radio. Relawan yang mengetahui informasi itu lantas secepatnya berusaha sampai ke titik musibah. Tak mudah bagi petugas untuk menjinakkan api. Pasalnya, jalur menuju titik api berada di kawasan perbukitan. Selain itu, hanya satu jalur yang bisa sampai ke lokasi.
Pantauan Kaltim Post (Jawa Pos Group) di lapangan, petugas pemadam kebakaran dan relawan gerak cepat saling menyambung selang untuk bisa mengarahkan air berkekuatan tinggi ke titik api.
Dari peristiwa semalam, Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu Iptu Yunus Kello menjelaskan, pihaknya berusaha menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. “Kami masih menghimpun keterangan saksi-saksi,” ujar Yunus.
Selain itu, jajarannya tengah memerinci kerugian. Hingga tadi malam, terdata lima bangunan yang terdiri dari empat rumah tunggal dan satu rumah bangsal ludes dilahap api. Lebih jauh, pihaknya sedang menentukan letak titik awal api untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
