
AKP Ocha adalah anggota Tim Gabungan Satuan Tugas Merah Putih yang menggagalkan penyelundupan satu ton sabu
JawaPos.com – Saat menghadapi para pengedar kelas kakap jaringan internasional, sosok Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rosana Albertina Laborbar atau AKP Ocha selalu tampil garang paling depan. Bayangkan saja, saat meringkus penyelundup sabu asal Taiwan seberat 1 ton, Ocha hanya berada 30 meter dari target. Akan tetapi, jangan salah duga, di balik keberaniannya dia juga perempuan yang feminin.
Ibu satu anak kelahiran kota Ambon, Maluku, tahun 1986 itu selalu rajin melakukan perawatan wajah. Ocha mempunyai dokter langganan untuk merawat dan membersihkan kulit wajahnya. Saat ditanya soal rias wajah, Ocha pun tertawa.
“Saya enggak suka make up, kadang sampai harus dipaksa. Tetapi kalau perawatan wajah itu wajib, saya ke dokter paling peeling wajah sekitar dagu dan membersihkan komedo,” kata Ocha saat ditemui JawaPos.com di Mapolresta Depok.
Saat ditanya make up apa yang paling wajib digunakan ketika bekerja atau keluar rumah, Ocha dengan spontan menjawab alis. Bagian tubuhnya itu menjadi perhatian utama Ocha di bagian wajah.
“Lipstik pun jarang. Paling wajib itu alis, karena saya kan enggak sulam alis ya, tetap saja wajib mengukir alis,” ungkapnya tersenyum.
Meski beban kerjanya berat, Ocha paling menjaga waktu tidurnya agar berkualitas. Dia termasuk tipe orang yang gampang tidur atau dikenal dengan istilah pelor alias nempel molor. Ocha selalu menyempatkan tidur di sela-sela waktu senggangnya.
“Saya kalau tidur enggak tentu, yang penting berkualitas. Mau sambil karaoke pun saya bisa sambil tidur. Pelor sih. Kemarin di Batam tuh, semua lagi sibuk-sibuknya saat tersangka di BAP. Panasnya minta ampun, tapi di ruangan bea cukai ada kasur dan bantalnya bikin saya tidur tengkurap satu jam. Lumayan,” kata anak kedua dari dua bersaudara itu.
Untuk urusan rambut saja, Ocha juga melakukan perawatan rutin ke dokter kecantikan. Alasannya, rambut Ocha sering rontok. Bukan hanya urusan perawatan wajah, rambut dan kualitas tidur, tebak saja, Ocha juga aktif menjaga kebugaran tubuhnya. Dia rutin mengikuti kelas fitness di salah satu pusat perbelanjaan di Depok.
“Saya rajin fitness, namun sudah dua bulan ini pasca penangkapan 1 ton sabu kemarin saya enggak sempat. Sudah ditegur ini sama orangnya, saya belum sempat ke sana lagi,” kata Ocha tertawa.
Itulah Ocha, polisi wanita yang hebat dalam kiprahnya. Namun ibu satu anak itu tetap tak melupakan kodratnya. Ocha masih sesekali memasak untuk keluarganya jika ada waktu senggang sekalipun dia mengaku tak bisa memasak. Ocha juga menyempatkan diri untuk jalan-jalan dengan buah hatinya sekali setiap pekan.
“Saya sempatkan masak sop ikan makanan khas Ambon. Walaupun saya cuma bisa masak mi instan,” ungkapnya tertawa lebar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
