
Ibunda Farhan, Elis, dan Psikolog Kemensos Elizabeth Sentosa
JawaPos.com - Kementerian Sosial mengirimkan tim khusus dan psikolog ke rumah Muhammad Farhan, 19, mahasiswa Universitas Gunadarma yang menjadi korban bullying teman-teman di kampusnya. Tim tersebut berusaha menginvestigasi dan menguji Farhan terkait sebutan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Hasil dari penjangkauan psikolog, Farhan memang bukanlah ABK.
"Ini hoaxnya sudah terlalu parah. Saya ingin meluruskan bahwa kami datang memeriksa dan melakukan wawancara pada Farhan bahwa dia bukan autisme ataupun ABK. Dia normal meski memang lambat semacam kutu buku atau nerd, tapi bukan ABK," tegas Psikolog dari Kementerian Sosial Elizabeth Sentosa, Rabu (19/7) di rumahnya.
Menurut Elizabeth dari hasil penjangkauan wawancara dan akademik, tidak benar jika Farhan disebut autisme. Saat JawaPos.com ke rumahnya, Farhan terlihat sebagai tipe anak yang unik karena begitu tertutup dan tak pernah mengadu pada orang tuanya. Elizabeth menyebutnya dengan istilah "lambat".
"Kalau anak autis itu sulit diajak berkomunikasi. Ini lancar dan baik namun karakternya memang introvert, kognitifnya baik, kepribadiannya baik. High fungctioning sekali," katanya.
Farhan juga mempunyai kepekaan sosial yang tinggi. Namun Elizabeth menilai karena karakternya yang kutu buku dan pendiam itu, Farhan memang rentan menjadi korban bully. Sebab para pelaku bully paling senang dalam mengolok-olok seseorang yang memiliki kepribadian berbeda dan lemah.
"Namun Farhan ini punya kepekaan terhadap manusia sangat tinggi.Dia bahkan khawatir kasusnya akan membuat ayahnya yang usai operasi hernia semakin parah. Jadi saat didiagnosa Farhan ini memang punya karakter yang lemah dan rentan dibully tapi bukan ABK," tegasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
