Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juli 2017 | 00.46 WIB

Usut Kasus Bullying, Tim Investigasi Gunadarma Koordinasi Dengan Polisi

Aksi bully yang direkam terhadap F, belakangan pihak kampus menyebut dia bukan berhebutuhan khusus. - Image

Aksi bully yang direkam terhadap F, belakangan pihak kampus menyebut dia bukan berhebutuhan khusus.

JawaPos.com - Polresta Depok mulai menyelidiki kasus bullying di Universitas Gunadarma. Upaya itu dengan berkoordinasi bersama internal kampus.


Kapolresta Depok Kombes Herry Heriawan menuturkan, sejauh ini memang belum ada perkembangan dari kasus tersebut. "Nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak kampusnya," katanya, Rabu (19/7).


Sebetulnya hingga kini kasus tersebut belum dilaporkan oleh korban ke polisi. Sementara itu, dari internal kampus telah memiliki tim investigasi. Nah pihak kampus ini terus berkoordinasi dengan kepolisian.


"Kami kan tunggu laporan polisi. Dari kampus kita sudah koordinasi. Mereka sudah membuat tim internal sendiri. Sudah melakukan penyelidikan sendiri. Nanti koordinasi dengan kita," paparnya.


Untuk mengungkap kasus ini, katanya Herry, memang diperlukan pengecekan. "Harus ketemu dengan orangnya, dengan si korbannya. Hari ini sudah saya perintahkan kasatreskrim untuk koordinasi dengan pihak kampus," tegasnya.


Sebelumnya viral sebuah video menampilkan adegan miris yang dialami korban berinisial F yang dibully oleh teman-teman sebayanya. Tas F ditarik lalu ditertawakan karena F merupakan mahasiswa berkebutuhan khusus. Saking kesalnya, di akhir video F melemparkan tong sampah ke arah pelaku.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore