Minggu, 23 Jul 2017
Hukum & Kriminal

Siapa WNI di Balik Pengiriman Sabu 1 Ton?

Selasa, 18 Jul 2017 02:13 | editor : Ilham Safutra

Para tersangka pengirim sabu 1 ton digiring.

Para tersangka pengirim sabu 1 ton digiring. (Dalil Harahap/Batam Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sering lolosnya jaringan internasional mengirim narkoba Indonesia disinyalir kuat ada keterlibatan pihak warga negara Indoensia (WNI) dalam mafia tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wastito meyakinkan ada keterlibatan WNI dalam jaringan narkoba internasional tersebut. "Pasti ada (keterlibatan WNI), karena ada yang nyediain mobil, tempat mereka bawa barang di Anyer tentu ada peran orang kita, cuma saat ini penyelidikan belum sampai ke sana," kata Setyo seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (18/7).

Untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan narkoba terbesar di Indonesia itu, pihaknya tetap bekerja maksimal dengan menggandeng kepolisian di negara-negara terkait.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dengan tersangka pengiriman sabu 1 ton di Batam.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dengan tersangka pengiriman sabu 1 ton di Batam. (Dalil Harahap/Batam Pos/JawaPos.com)

"Tentu kita tak bisa kerja sendiri. Ini jaringan internasional makanya semua pihak kita gandeng termasuk kepolisian Taiwan, Cina ataupun negera-negara yang berkaitan," tuturnya.

Terkait peran delapan tersangka yang sudah diamankan itu, kata Setyo, transporter itu mengaku diupah sebesar Rp 400 juta untuk mengantar narkoba tersebut.

"Pemilik kapal sudah terdeteksi di Cina, tapi kapal ini berbendera negara Sieraleon (Afrika). Narkoba juga diambil dari Cina, cuma yang ditangkap ini warga negara Taiwan," tandasnya.

Dalam kasus ini aparat gabungan kepolisian berhasil meringkus delapan orang tersangka ditambah satu yang tewas saat penggerebekan di Anyer, Serang, Banten, pekan lalu. Kedelapan itu terdiri dari tiga Anyer dan lima di kapal pesiar yang ditangkap di perairan Batam. 

(iil/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia