Sabtu, 22 Jul 2017
JPG Today

Gagal Jalin Cinta dengan Janda, Bujangan Bunuh Diri di Depan Warga

Senin, 17 Jul 2017 17:42 | editor : Fadhil Al Birra

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Kisah cinta berujung maut. Itulah yang dialami Agustinus, warga Desa Singa Gembara, Sangatta Utara, Kutim. Pemuda berusia 31 tahun ini mengakhiri hidupnya lantaran diduga cinta yang gagal. Dia menghunuskan sebilah parang ke perutnya di depan warga kampung.

Suasana seketika mencekam ketika dia mengeluarkan sebilah pisau panjang di tengah banyak orang. Sejurus kemudian pisau itu ditusukkan ke dalam perutnya sendiri. Warga yang menyaksikan cukup banyak. Sebab aksinya itu dilakukan di tengah persiapan hajatan warga setempat. Namun mereka tak dapat berbuat banyak. Darah begitu cepat bersimbah di perut Agustinus. Bujangan itu pun tewas.   

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena membenarkan adanya kasus tersebut. Namun Sena menggarisbawahi bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan hajatan yang hendak digelar di daerah tersebut. “Saat ini kami masih melakukan penyidikan,” singkat dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari anggota keluarga yang enggan namanya dikorankan, Agustinus yang seorang bujangan dan tidak memiliki pekerjaan, sebelumnya menjalin kisah cinta dengan seorang perempuan di Sulawesi. Perempuan tersebut merupakan janda yang baru saja bercerai.

Kehadiran Agustinus membuat mantan suami dari kekasihnya tersebut marah, dan meneror Agustinus dengan berbagai ancaman. “Hubungan mereka jadi bermasalah. Ditambah lagi, tanah milik Agustinus di Sulawesi juga ada masalah, sehingga dia merugi. Mungkin dia kepikiran, hal itu yang kami duga memicu stresnya datang,” ungkapnya.

Diterangkannya, Agustinus yang merupakan warga Gang Gemini II di Desa Singa Gembara itu sejatinya merupakan seorang penyendiri. “Meski tinggal bersama ibu dan saudaranya, dia jarang bergaul, dan cukup tertutup,” kata lelaki itu. (hd/fab/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia