
MEMBANGGAKAN: Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Maria Ulfa Sambari (dua dari kanan) dan Sambari Halim (kanan) setelah menerima piala juara desa PHBS di Lapangan PKOR Way Halim, Lampung.
Satu lagi desa berprestasi di Kota Pudak. Terbaru, Desa Sambogunung unjuk gigi. Wilayah yang masuk Kecamatan Dukun itu berhasil menyabet juara desa dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) nasional.
ARIF ADI WIJAYA, Gresik
ANGIN berembus sepoi-sepoi. Pepohonan rindang menambah sejuk suasana. Jalan paving selebar 6 meter terlihat sangat rapi, berhiasan bunga dan tanaman di sepanjang jalan. Suasananya terasa indah dan asri.
Itu terlihat di Desa Sambogunung, Kecamatan Dukun. Tidak satu pun sampah yang terlihat berserakan. Setiap rumah ”dijaga” satu tong sampah besar. Jangankan sampah plastik atau kertas, daun pohon yang ”gugur” pun tidak tampak. Lingkungan di sana tampak bersih sekali.
Selain tong sampah, rumah-rumah dilengkapi tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan air yang mengalir. Rata-rata menggunakan ember dan timba yang dimodifikasi untuk tempat air.
Masuk ke RT 1A, RW 1, spanduk besar bertulisan ”Kampung Buah dan Sayur” menyambut. Spanduk itu menggantung di gapura dari bambu. Puluhan buah dan sayur mengelilingi wilayah tersebut. Total, ada 50 jenis buah dan 17 jenis sayur yang ditanam warga.
Berbeda dengan RT 3A, RW 1, kampung itu mempunyai keunggulan lain. Namanya, Kampung ASI. Sebab, kesadaran warga kampung akan pentingnya pemberian ASI eksklusif cukup tinggi. Cakupan ASI eksklusifnya maksimal, 100 persen!
Kepala Desa Sambogunung Mohammad Saiful Bahri menuturkan, warga desa sejatinya mempunyai kebiasaan PHBS sejak lama. Pada 1976 Desa Sambogunung sudah dianugerahi gelar desa sehat oleh Pemkab Gresik. Desa berpopulasi 3.500 jiwa itu ”menyingkirkan” ratusan desa lain yang juga peserta lomba PHBS. Di tingkat nasional, Sambogunung berhadapan dengan 6 kota/kabupaten dari 32 provinsi di Indonesia.
Pada 2012 desa seluas 366,5 hektare tersebut resmi mendeklarasikan diri sebagai kampung bebas buang air besar (BAB) sembarangan atau open defecation free (ODF). Dari situlah, kebiasaan PHBS mulai digencarkan.
Pemerintah desa mulai memberikan perhatian khusus di bidang kesehatan. Mulai kesehatan personal warga sampai lingkungan. ”Pada 2014 mulai digelar lomba tingkat RT,” ungkap Saiful.
Lomba tersebut berlanjut ke tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Hingga akhirnya, Desa Sambogunung lolos tingkat Provinsi JawaTimur dan melenggang ke tingkat nasional pada 4 Februari 2017.
April 2017 tim penilai dari pusat berkunjung ke Desa Sambogunung. Kebersihan dan keindahan lingkungan desa membuat tim juri kagum. Hingga akhirnya, desa itu resmi meraih juara dan dinobatkan sebagai desa PHBS tingkat nasional pada Sabtu (15/7).
Saiful menyatakan, tidak mudah mengajak warga menerapkan PHBS. Ada saja warga yang kurang peduli. Ada yang cuek. ”Ada juga yang tidak mau menanam bunga dan pohon di rumah,” jelas lelaki kelahiran 1974 itu.
Meski Saiful menemui kendala, semangatnya pantang surut. Secara perlahan, warganya yang kurang kooperatif didekati. Mulai pendekatan personal hingga kekeluargaan. ”Akhirnya sadar dan mau bersama-sama membangun desa,” katanya
Menurut dia, keberhasilan Desa Sambogunung tidak lepas dari peran semua orang yang terlibat. Mulai masyarakat hingga birokrat. ”Puskesmas dan dinas (kesehatan, Red) intens mendampingi. Itu menjadi motivasi,” tuturnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
