
Pohon tumbang: Hujan deras yang mengguyur kota Bandarlampung menyebabkan mobil Innova abu-abu BE 2369 YJ tertimpa pohon tumbang di Jalan Haji Sepang Jaya, Bandarlampung
JawaPos.com -Malang nasib Sugianto (60). Warga Jl. Sultan Haji Sepangjaya Labuhanratu ini harus merelakan mobilnya hancur tertimpa pohon. Angin kencang dan hujan yang mengguyur sore kemarin merobohkan pohon beringin tak jauh dari rumahnya.
Batang pohon setinggi 15 meter itu menimpa mobil innova BE 2396 YJ yang tengah dikemudikan Sugianto. Akibatnya, atap mobil tersebut hancur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB.
Beruntung Sugianto lolos dari maut. Pensiunan pegawai Universitas Lampung (Unila) ini mengalami luka dibagian tangan kanan dan pelipis kanan. Kalamudin, Ketua RT setempat yang ikut menumpang mobil, juga mengalami cidera serupa.
"Saya dapat info dari pak RT (Kalamudin,Red) yang datang. Kasih tahu kalau mobil yang ditumpangi ayah saya tertimpa pohon. Saya langsung kelokasi dan membawa ayah saya ke klinik didekat sini," ujar kata Aditya Dwi Apriyanto (30), anak Sugianto sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (16/7).
Saat peristiwa nahas itu terjadi, mantan Kasubbag TU Puskom TIK Unila ini baru pulang dari meninjau rumah anaknya yang ada di Rajabasa. Ketika Adit tiba di lokasi, sang ayah sudah berhasil keluar dari mobil. Ia kemudian dievakuasi ke klinik pengobatan.
Sambil menitikkan airmata, Adit mengaku khawatir dengan ayahnya. Terlebih, jika dia melihat kondisi mobil yang ringsek berat.
"Saya kepikiran dengan kondisi ayah saya. Karena dia nggak mau untuk dibawa kerumah sakit. Soalnya ayah mau menghadiri syukuran pindah rumah adik saya itu dulu. Baru kita bawa kerumah sakit untuk periksa," jelasnya.
Atas kejadian ini,kerugian yang harus ditanggung Sugianto mencapai Rp100 juta. Dari informasi yang diperoleh Adit, warga sekitar telah berulangkali meminta Badan Pengawasan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kota agar menebang pohon nahas itu. Sebab, pohon itu dalam kondisi miring tetapi tak ada tindakan. Karenanya, Senin (17/7) nanti dia berencana mendatangi BPLHD kota.
Sementara, pantauan Radar Lampung kemarin, 9 orang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota diturunkan untuk memotong pohon.
Tuti Setiani (52), pemilik rumah yang berada tepat di depan pohon itu punya firasat tak enak. Pohon tersebut, lanjut Tuti sudah berusia puluhan tahun.
"Itu pohon udah ada sejak saya pindah kesini tahun 1987. Waktu itu masih kecil pohonnya. Tapi makin kesini makin besar. Nah sekitar awal tahun kemarin, saya liat kok ada tikus keluar dari batang itu bawa remahan kayu," ujarnya.
Saat kejadian pohon ambruk, Tuti mengaku tak mendengar suara keras. Menurut dia tidak ada bunyi yang kuat. Hanya seperti barang jatuh biasanya. "Tadi (kemarin,Red) memang hujan deres. Saya juga nggak lihat langsung jatuhnya pohon ini," tambahnya.(rma/wdi/nas/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
