Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juli 2017 | 08.50 WIB

Peringatan Keras Bagi Siswa Senior Selama Masa Orientasi Sekolah

Siswa antre saat mendaftar di SMKN 2 Batam pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Senin (3/7). - Image

Siswa antre saat mendaftar di SMKN 2 Batam pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Senin (3/7).

JawaPos.com - Mengantisipasi terjadinya tindakan perpeloncoan di masa pengenalan sekolah, Dinas Pendidikan Kota Batam mengeluarkan edaran khusus. Edaran itu mengatur tentang pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk siswa sekolah tingkat SMP hingga SMA/SMK yang mulai berlangsung pada Senin (17/7) mendatang.


"Tiga hari siswa akan mengikuti MPLS, sebagai tahap awal sebelum memulai proses belajar mengajar," kata Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin, seperti yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (16/7).


Muslim mengingatkan, dalam kegiatan MPLS tidak dibenarkan melakukan tindakan-tindakan kekerasan. Terutama bagi senior terhadap junior. "Tak ada lagi itu, sekarang sosialisasi dan pengenalan lingkungan seperti lembaga OSIS dan perangkat sekolah lainnya mulai dari kepala sekolah hingga guru yang tujuanya agar saat proses belajar mengajar dimulai murid tidak canggung," beber Muslim.


Mengenai ornamen atau atribut yang akan dikenakan siswa saat MPLS nanti, Muslim menegaskan semua harus ramah dan edukatif, tidak boleh mengandung unsur perploncoan yang bisa membuat siswa baru merasa tertekan saat pelaksanaan MPLS nanti.


Pelaksanaan MPLS ini juga akan mendatangkan narasumber seperti BNN, Dinas Kesehatan, hingga pemuka agama untuk memberikan materi selamaa MPLS.


Sebelumnya, siswa juga akan mengikuti upacara bendera dan menggunakan seragam sekolah asal masing-masing siswa. Melalui kegiatan yang berlangsung tiga hari ini siswa juga diajak untuk mengetahui mengenai sekolah mulai dari prestasi sekolah hingga ruangan guru dan kepala sekolah. "MPLS akan melibatkan OSIS dan dibantu oeh guru sebagai koordinator," sebutnya.


Neli, warga Sungaiharapan menuturkan tidak merasa khawatir lagi karena saat ini MPLS tidak seperti dulu yang akrab dengan perploncoan. "Tadi saya ke sekolah, dan gurunya mengatakan MPLS akan diisi dengan kegiatan positif dan pengenalan lingkungan sekolah," ujarnya.


Putrinya yang akan memulai pendidikan di SMPN 3 ini mengatakan tidak ada atribut aneh yang akan dikenakan saat MPLS nanti. "Diminta pake pita di lengan dan biodata diri dengan poto ukuran 3R saja sebagai identitas anak dan mengenakan seragam sekolah asal," katanya. (cr17/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore