Minggu, 23 Jul 2017
Properti

Bisikan Menteri Rini Bikin Pengembang Rumah Subsidi Terperangah

Jumat, 14 Jul 2017 08:21 | editor : Ilham Safutra

Presiden Joko Widodo saat meninjau rumah murah di Perumahan Pesona Bukit Batuah, Km 6, kemarin (13/7).

Presiden Joko Widodo saat meninjau rumah murah di Perumahan Pesona Bukit Batuah, Km 6, kemarin (13/7). (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST/JawaPos.com)

JawaPos.com - Penyediaan rumah murah alias subsidi kerap tidak disertai dengan fasilitas pendukung utama secara cepat. Padahal ketersediaan fasilitas utama, seperti air bersih sangat penting bagi kelangsungan hidup penghuninya.

Kondisi rumah subsidi demikian ditemukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat melihat pembangunan rumah murah di Perumahan Pesona Bukit Batuah kemarin (13/7).

Dalam kunjungan tersebut, Rini menyebut perumahan itu masih tak layak dihuni. Bukan karena bangunan ataupun desain rumahnya. Melainkan dengan alasan mendasar, yakni belum adanya suplai air bersih. Setelah melihat-lihat ruang kamar tidur dan kamar mandi, sambil melangkah ke luar rumah, Rini melontarkan pernyataan tersebut. "Nggak layak ini. Yang lebih layaklah," bisik Rini kepada pengembang kemarin.

Bangunan rumah bersubsidi di Lombok Barat

Bangunan rumah bersubsidi di Lombok Barat (Lukmanul Hakim/Radar Lombok)

Meski demikian, secara umum, Rini menilai pembangunannya sudah bagus. Desainnya pun demikian. Dia juga menekankan kepada pihak pengembang untuk segera melengkapi fasilitas utama. Salah satunya kebutuhan air bersih. "Tadi saya sudah tekan developernya agar segera melengkapi itu semua," tegas Rini.

Sementara itu, di tempat yang sama, pihak developer yang ditemui KPFM (Kaltim Post Group) menyatakan telah membuat pengajuan kepada PDAM Balikpapan. Namun, hingga sekarang belum ada realisasi.

"Itu kami sudah ajukan ke PDAM. Karena kami kan pakai PDAM. Ini baru 10 rumah yang ada airnya," kata Dirut PT Karyapama Marga Abadi Edy Juwadi, yang juga owner perumahan program pemerintah itu.

Rencananya, rumah yang akan dibangun berjumlah 3 ribu unit. Jumlah rumah yang baru dibangun 430 unit. Rumah murah di Km 6 Balikpapan Utara tersebut juga ditinjau Presiden RI Joko Widodo. (kpfm/rsh/c6/ami)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia