
SIMPEL: Cara pakai imunostimulan untuk benih udang itu hanya meneteskannya.
JawaPos.com – Benih yang diberi imunostimulan terbukti lebih sehat. Usia rentan terserang penyakit bisa terlampaui. Terutama pada masa dua minggu setelah dilepas di tambak.
Gunanti mencatat bahwa jumlah benih yang bertahan hidup mencapai lebih dari 70 persen. Padahal, tanpa perlakuan, hanya 30 persen yang bertahan.
Dalam setiap meter persegi tambak, biasanya disebar sekitar 10 ekor udang windu. Tampaknya, menurut Gunanti, pada masa panen ada tujuh ekor yang bisa bertahan dalam setiap meter persegi itu. Bahkan lebih. ’’Kelangsungan hidup udang mencapai 375 persen,’’ katanya.
Peningkatan tersebut paling terlihat di tambak jenis tradisional dan tradisional plus. Biasanya, dua tambak itu paling minim penggunaan teknologi. Petambak, kata Gunanti, biasanya mengandalkan kondisi alam. Padahal, kondisi alam saat ini dianggap rentan menimbulkan penyakit.
Pemberian imunostimulan membuat udang bertahan dari gempuran penyakit. Cara pemakaiannya tidak sulit. Karena dalam bentuk cairan, petani lebih mudah mengaplikasikannya. Tinggal mengencerkan sesuai dengan dosis yang diajarkan Gunanti. Dalam 1 liter air dibubuhkan 10 milimeter imunostimulan. Lalu, benih yang akan disebar direndam dalam bahan campuran tadi.
Tidak hanya meningkatkan daya hidup, lanjut Gunanti, imunostimulan mempercepat pertumbuhan. Dari beberapa tambak yang didampingi, masa panen menjadi lebih cepat. Sebelumnya, udang windu siap panen saat usia tiga bulan. Kini, dalam kurun 2,5 bulan, udang siap dijual.
Dia berharap bahan tersebut bisa digunakan petani udang. Tidak hanya menekan kerugian dari kematian udang, bahan itu tentu bisa meningkatkan pendapatan para petani. (kik/c15/nda)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
