Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Juli 2017 | 13.45 WIB

Bawa Duit Miliaran Rupiah, Bandar Arisan Ini Menghilang

Ilustrasi. Uang THR Pensiunan. - Image

Ilustrasi. Uang THR Pensiunan.


JawaPos.com - Rizal dan Nana, korban arisan online di Kabupaten Banjar belum bisa bernafas lega. Musabnya, duit arisannya dibawa kabur Siti Raihanah alias Iray, sang bandar arisan. 


Hingga saat ini, Iray belum diketahui di mana rimbanya. Padahal, bandar arisan online ini diduga membawa kabur uang miliaran rupiah semua peserta arisannya. Meskipun demikian, banyak yang meyakini jika Iray masih berada di seputaran Banjarbaru - Martapura. 


Menurut Rizal, Iray tidak akan bisa pergi jauh. Sebab, keberadaannya pasti dipantau oleh pihak kepolisian. "Saya yakin, usai Iray minta pengamanan pada Jumat (30/6) lalu. Polisi terus mengawasinya," katanya kepada Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group). 


Dia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari sesama korban. Ibu dua anak tersebut kemungkinan masih berada di sekitaran Banjarbaru dan Martapura. "Tapi belum tahu di mana keberadaan pastinya," imbuhnya. 


Rizal mengaku telah menyetor uang Rp 7 juta langsung ke Iray tanpa melalui reseller. Dia dijanjikan uang akan dicairkan dua kali lipat pada awal Juli. "Tapi nyatanya dia malah kabur," tuturnya. 


Sementara Nana, salah seorang reseller arisan mengaku tak mengetahui di mana keberadaan Iray. Banyak kabar simpang siur, mengenai keberadaan bandar arisan tersebut. "Macam-macam, ada yang bilang di luar kota. Ada juga yang bilang dia masih di seputaran Banjarbaru dan Martapura," ungkapnya. 


Dilain pihak, Kapolres Banjar Takdir Mattanete saat ditemui Radar Banjarmasin Jumat (7/7) mengungkapkan, pihaknya akan terus menyelidiki keberadaan terlapor Siti Raihanah alias Iray. Ini dilakukan, agar nantinya memudahkan untuk proses pemeriksaan. 


"Terlapor IR sampai saat ini terus kita pantau lokasi keberadaannya. Untuk keberadaan terlapor masih kita lakukan penyelidikan dan kami akan kejar terus," ungkapnya.


Dia mengungkapkan, sampai saat ini belum ada penetapan tersangka. Karena mereka fokus untuk menangani kasus sesuai prosedur yang ada. "Kami berharap kasus ini berjalan cepat, tapi harus tetap profesional dan sesuai prosedur dalam penanganannya," pungkasnya. (ris/yn/ran/wnd/jpg)

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore