Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juli 2017 | 18.03 WIB

Disdik "Selamatkan" Siswa Yang tak Lulus PPDB

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Banyaknya calon siswa yang tidak lolos pada seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB), membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengeluarkan kebijakan penyelamatan.


Siswa yang tidak lulus itu akan dipanggil lagi. Sebab Disdik mengeluarkan kebijakan penambahan rombongan belajar untuk siswa baru di setiap sekolah negeri. Penambahan rombongan belajar itu atas banyaknya desakan dari orang tua siswa, karena anak mereka tidak diterima di sekolah negeri.


Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan, besarnya desakan orang tua yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri, membuat Disdik bersama sekolah menambah jumlah rasio kelas untuk menampung siswa yang tidak terakomodir di PPDB 3-5 Juli 2017 lalu.


"Saya sudah panggil seluruh kepala sekolah baik SD maupun SMP negeri untuk menambah dua hingga tiga kelas lagi untuk menampung siswa yang tidak diterima di sekolah pilihan," kata Muslim seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (8/7).


Diketahui hingga saat ini jumlah yang mendaftar ke negeri SD 12 ribu dan SMP 10 ribuan pendaftar. Dari data sementara di setiap sekolah mengalokasikan empat hingga lima rombongan belajar. Di setiap kelas terdiri dari 32 siswa.


Dia menyebutkan, saat ini ada waktu 10 hari untuk menyelesaikan PPDB ini. Siswa yang tidak diterima di tiga sekolah yang sebelumnya dipilih akan diakomodir kembali.


"Jumlah pastinya saya belum bisa berikan karena baru rapat hari ini, yang jelas Senin sekolah akan melakukan pemanggilan kembali siswa yang tidak lolos seleksi sesuai dengan kemampuan sekolah, ini perlu ditekankan, jangan sampai mereka berpikir kami buka lagi bisa semua terakomodir," beber pria 57 tahun ini.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Batam, Wiwik Darwiyanti menuturkan sebagai pelaksana pihaknya menunggu arahan dari pimpinan saja. "Kami masih menunggu, untuk sementara masih sembilan kelas," ujarnya.


Dia menuturkan tahun sebelumnya SMPN 3 Batam membuka 11 kelas dengan memanfaatkan ruangan yang berada di samping perpustakaan. "Ya kalau dilihat kurang memadai untuk ruang belajar, makanya tahun ini sekolah menerima sembilan kelas saja berkurang dua kelas dari tahun sebelumnya," tutup Wiwik. (cr13/cr17/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore