
Ilustrasi
JawaPos.com - Jajaran Resmob Polres Kotim terpaksa memuntahkan timah panas terhadap Alpiannoor (26). Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) ini terpaksa dilumpuhkan, karena mencoba melawan aparat ketika diamankan.
Warga Jalan Barimba Desa Barimba Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas ini tumbang setelah timah panas menerjang kakinya. Sementara satu orang pelaku lainnya bernama Ari diserahkan ke Polres Seruyan, karena juga melakukan aksinya di wilayah hukum setempat.
Penangkapan terhadap pelaku Curanmor tersebut, bermula pada saat adanya laporan warga bernama Fatmawati yang mengaku kehilangan sepeda motornya pada Sabtu (27/5) lalu. Berbekal laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil serangkaian penyelidikan yang dilakukan, polisi mencurigai pihak yang selama ini dicurigai. Akhirnya, pihak kepolisian pun berhasil menciduk Ari saat berada di Bundaran KB Jalan HM Arsyad km 3,5 Sampit, Kamis (6/7).
“Kami melihat polisi membawa pelaku saat berada di sekitar Bundaran. Saat itu kami juga tidak mengetahui kalau Ari itu pelaku pencuri sepeda motor,” kata Syamsul, salah seorang warga yang saat itu berada di lokasi penangkapan, seperti dikutip Kalteng Pos (Jawa Pos Group).
Usai ditangkap, Ari dibawa menggunakan mobil. Ia digelandang untuk mencari Alpianoor, yang diketahui sebagai eksekutor pencurian. Polisi meluncur dengan mendatangi alamat Alpinnor dari informasi yang didapat dari Ari. Saat di lokasi rumah yang diduga milik salah satu keluarga Alpinnor di Jalan Tidar baru II, polisi berhasil menemukan pelaku.
Namun, pada saat ditangkap dan diminta untuk menunjukkan tempat di mana barang bukti lainnya dijual, Alpinnor melarikan diri, sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas.
“Pelaku berusaha melarikan diri dan sempat melawan saat menunjukkan barang bukti,” ungkap salah satu anggota polisi berpangkat Bripka.
Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar melalui Kasatreskrim AKP Samsul Bachri mengatakan, pihaknya masih belum dapat memberikan informasi lebih lanjut karena pelaku masih dilakukan pengembangan. Bahkan beberapa barang bukti saat ini masih dilakukan pencarian.
“Kami memang benar mengamankan pelaku dan saat ini masih dikembangkan untuk mencari barang bukti,” ujarnya (son/c2/ala/wnd/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
