
TAMBAH PEROLEHAN MEDALI: Denis Joshua Tiwa saat berlaga di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017. Dia diharapkan memberi kejutan di SEA Games mendatang.
JawaPos.com- Target tinggi dibebankan kepada para perenang untuk menggamit medali emas SEA Games 2017. Tidak heran, renang merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) yang cukup rajin mengadakan tryout menjelang keberangkatannya Agustus mendatang. Salah satu proyeksi yang bisa mereka kejar berada di tiga nomor.
Pelatih renang pelatnas Albert C. Sutanto menyatakan, potensi tersebut mengacu pada hasil terkini para perenang tanah air. ’’Sebagian besar kami masih mengandalkan para perenang senior,’’ katanya.
Total 22 perenang bakal menjadi kekuatan Indonesia di ajang SEA Games mendatang. Dua di antaranya atlet tambahan, Yakni, Felicia Angelica yang diproyeksikan turun di 50 meter dan 100 meter gaya dada putri serta Yessy Venisia Yosaputra di gaya punggung putri.
Mereka akan mengemban misi penting menjaga martabat renang Indonesia di pentas Asia Tenggara. Secara teknis, Singapura, Malaysia, dan Vietnam masih akan menjadi lawan tangguh buat para perenang Indonesia. Khususnya Joseph Isaac Schooling, andalan Singapura yang mengemas sembilan emas pada edisi 2015. Dia juga mengharumkan nama Singapura dengan medali emas di Olimpiade Rio 2016.
Pada SEA Games 2017 di Malaysia, Schooling masih akan menjadi pesaing Triady Fauzi dan Glenn Victor di nomor sprint gaya bebas dan gaya kupu-kupu. ’’Tentu harus realistis menghadapi mereka, tetapi harus optimistis menjaga kans,’’ jelas Albert.
Sementara itu, khusus para perenang muda, pelatnas juga menyiapkan tongkat estafet untuk masa depan renang tanah air. Misalnya, Anindita Vanessae Evato, Azzahra Permatahani, Aflah Fadlan Prawira, dan Felicia Angelica. ’’Evato kami harapkan bisa memberikan kejutan pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada,’’ lanjutnya.
Evato kini tercatat sebagai pemegang rekornas di dua nomor tersebut. Catatan terbaiknya dicetak tahun ini. Pada 50 meter gaya dada, Evato membukukan 32,13 detik. Di 100 meter gaya dada, dia mendulang waktu 1 menit 10,59 detik.
Secara terpisah, Kabid Binpres PB PRSI Wisnu Wardhana membenarkan bahwa potensi medali masih dari nomor jarak pendek. ’’Target medali memang 3–5, tapi kami tidak bisa menekan atlet tersebut karena harus memperhatikan kondisi mental mereka,’’ katanya.
Sebelum ke SEA Games, pelatnas meloloskan 10 perenang ke Kejuaraan Dunia 2017. Namun, Gagarin Nathaniel Yus harus absen lantaran ingin lebih fokus di ajang SEA Games. ’’Cuma harus hati-hati karena masih ada lawan yang kami belum tahu peta kekuatannya,’’ papar Wisnu. (nap/tif/c15/ady)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
