
Tim Gegana Jihandak menjinakkan benda diduga bom di depan Mabes Polri, Jumat (30/6).
JawaPos.com - Beberapa aksi teror yang terjadi di negara ini bebera waktu terakhir kerap menyerang aparat kepolisian. Setiap aksi itu selalu saja ada personel kepolisian yang menjadi korban.
Seperti aksi teror di Sarinah, Jalan MH Thamrin Jakarta pada Januari 2016 silam, serangan di Pospol Tangerang, (2016), Bom Kampung Melayu, serangan di Mapolda Sumatera Utara dan serangan terhadap dua orang anggota Brimob di Masjid Falatehan depan komplek Mabes Polri.
"Tujuan mereka merebut senpi (senjata api dinas milik anggota Polri) dan menimbulkan efek teror di kalangan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Erlangga, seperti yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (2/7).
Dia menyebutkan, aksi teror itu secara umum memang menyerang anggota Polri yang berada di markas, pos polisi, sedang bertugas di lapangan. Bahkan ditengarai juga menyasar Polri yang sedang berada di rumah pribadi. "Kapolda Kepri (Irjen Sam Budigusdian) telah meminta kepada jajaran untuk adanya penebalan pengamanan," tuturnya.
Atas kejadian beberapa hari terakhir, jajaran Polda Kepri berusaha menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah hukumnya. Sehingga warga merasa aman dan nyaman, Sehingga terbebas dari rasa waswas akibat perbuatan para teroris tersebut. "Kami juga akan mengadakan patroli berjangka atau periodik," ujarnya.
Erlangga juga mengatakan, jajaran anggota Polda Kepri telah diminta untuk tidak ragu dalam memberikan tindakan tegas dan keras pada para pelaku teror. "Ada teror atau tidak, dari dulu kami selalu berusaha melakukan pengamanan dan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," tuturnya. (ska/iil/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
