
Ilustrasi pelayanan angkutan penyeberangan.
JawaPos.com - Libur bersama periode hari raya Idul Fitri sudah mulai berakhir. Masyarakat mulai mempersiapkan diri ke rumah masing-masing menyongsong aktivitas di kantor atau tempat kerja esok hari.
Menjelang masuknya hari kerja, masyarakat yang selama sepekan kemarin sibuk wara wiri bersilaturahmi dengan kerabat kini sudah mulai banyak di rumah. Aktivitas di pelabuhan penyeberangan pun berkurang.
Seperti yang terlihat di Pelabuhan ASDP Telagapunggur pada Sabtu (1/7). Di sana tak terlihat lagi kendaraan berjubel keluar dari kapal roll on roll (roro) milik ASDP. Tak ada lagi antrean panjang kendaraan yang ingin pergi ke Tanjunguban. "Sudah mulai berangsur normal," kata Manager Usaha ASDP, Adolf DC Enoch, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (2/7).
Dia mengatakan puncak arus silaturahim terjadi pada Senin (26/7) lalu. Ketika penumpang yang datang ke Batam dari Tanjunguban sebanyak 9.838 orang. Dengan jumlah kendaraan menurun jadi 2.478 unit. "Setelah itu jumlahnya terus menurun," ucapnya.
Dijelaskannya pada Selasa (27/6), penumpang yang datang ke Batam 8.716 orang dengan 2.007 unit kendaraan. Rabu (28/6) 7.947 orang, dengan kendaraan sebanyak 1.758 unit. Kamis (29/6) sebanyak 5.917 orang, kendaraan yang datang sebanyak 997 unit. "Lalu Jumat (30/6) lalu, penumpang yang datang sebanyak 4.353 orang sedangkan kendaraan sebanyak 927 unit," tuturnya.
Arus silaturahim ini meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Naik sekitar 10 persen," ujar General Manager ASDP Telagapunggur, Anis Adinizam.
Namun demikian, tak ada kendala berarti selama arus silaturahim tersebut. Anis mengatakan pihaknya menambah jumlah pelayaran. "Biasanya 14 kali saat arus silaturahim tahun lalu. Tahun ini jadi 15 pelayaran," ujarnya. (ska/iil/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
