Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juli 2017 | 08.10 WIB

Bawa Air Softgun, Warga Lamteng Diamankan di Terminal Cikarang

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Warga Bandar Mataram Lampung Tengah tertangkap Polda Jawa Barat karena membawa air Softgun jenis revolver di Terminal Cikarang. Warga yang ditangkap yakni Wahyu Atin (35) yang beralamat Dusun 2 terbanggi Rahayu RT/RW 04/01 Bandar Mataram Lampung tengah.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Polda Jawa Barat bahwa ada warga Lampung yang tertangkap karena memiliki dan membawa Senpi Air softgun jenis revolver di terminal Cikarang Jawa Barat.


"Tadi pagi (kemarin,red) sekitar pukul 05.30WIB ditangkapnya di terminal Cikarang Jawa Barat, Dia sendirian di terminal itu,"ungkap Sulistyaningsih sebagaimaan dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (2/7).


Sulis menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku karena aparat curiga dengan gerak-geriknya berjalan mondar-mandir di depan Pos PAM Ramadniya Terminal Cikarang Jawa Barat. 


Saat aparat memanggil dan menanyakan maksud dan tujuannya, pelaku tersebut gugup dan menghindari pertanyaan polisi.


"Karena curiga dengan gerak-geriknya, polisi menggeledah isi tasnya. Dan ternyata tas itu berisi Senpi beserta amunisinya, polisi langsung membawanya ke Mapolsek Cikarang Barat,"ujarnya.


Berdasarkan keterangan pelaku, sambung Sulis, Senpi tersebut dibawa untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. "Tapi kami tetap memprosesnya walauun alasannya untuk berjaga-jaga,"katanya.


Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, sepucuk Senpi Rakitan air softgun jenis revolver berikut 6 butir peluru, satu unit HT dengan Merk Weir Weir dan 228 butir peluru air softgun (gotri).


Informasi alamat Wahyu Atin (35), warga Dusun 2 Terbanggirahayu RT/RW 04/01, Kampung Terbanggiilir, Kecamatan Bandarmataram, Lampung Tengah, masih simpang siur. Bahkan, Kepala Kampung Terbanggiilir Suparno menyatakan tidak mengenalnya.


Suparno mengatakan, dirinya belum tahu identitas Wahyu Atin yang ditangkap anggota Brimob Den D Cikarang. "Saya belum tahu dan tidak mengenalnya. Kalau Dusun 2 Terbanggirahuyu ada, tapi RT/RW-nya salah," katanya.


Meski demikian, kata Suparno, dirinya masih berusaha mencari informasi identitas Wahyu Atin. "Sekarang kita masih berusaha mencari informasi. Pak RT dan Babinkamtibmas yang juga ikut mencari belum menemukan identitas Wahyu Atin. Jika sudah ada informasi, nanti saya hubungi," ungkapnya.


Hal sama diungkapkan Kasatintel Polres Lamteng AKP Heru Sulistyananto. "Kita belum dapat identitas tersangka Wahyu Atin di Lamteng. Kita cari alamatnya tidak ditemukan. Kepala kampungnya yang seharusnya mengenal warganya tidak tahu," katanya.


Terkait penangkapan itu warga Lamteng di Cikarang,  Purwanto menyatakan sejauh ini latar belakangnya masih didalami. "Masih terus didalami dan diselidiki. Apakah memang benar warga Lamteng atau bukan. Memang ada beberapa daerah di Lamteng yang menjadi pantauan kita. Ini harus diantisipasi dan dipersiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi," ungkapnya.(sya/yud/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore