
INSPEKSI: Tentara Tiongkok saat berlatih untuk tampil di Hongkong.
JawaPos.com - Dalam kunjungan perdananya di Hongkong, Presiden Tiongkok Xi Jinping ternyata mengajukan banyak syarat. Salah satu di antaranya, pengunjung parade militer yang berlangsung kemarin tidak boleh membawa 14 benda terlarang. Misalnya, senjata tajam, cairan, payung, bolpoin, dan buah.
Payung tidak boleh dibawa karena menyimbolkan gerakan pro kemerdekaan Hongkong. Sedangkan buah tidak ada penjelasan mengapa dilarang. Begitu juga halnya dengan bolpoin. Namun, panitia memberikan kompensasi dengan cara menyediakan bolpoin yang sudah di-screening khusus dan payung yang didesain berbeda dengan simbol pro kemerdekaan.
Yang jelas, militer Tiongkok alias PLA menyatakan harus melarang 14 benda tersebut dibawa di acara tersebut demi menjamin keamanan Xi yang pertama mengunjungi Hongkong sejak wilayah tersebut diserahkan oleh Inggris dua dekade lalu. Sejak penyerahan tersebut, Hongkong berada di bawah kekuasaan Tiongkok dengan status otonomi khusus. (AFP/hep/c4/any)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
