
MENU KHAS: Ponisri menyajikan lontong kupang di warungnya, Jalan Raya Sukodono, Sidoarjo.
JawaPos.com – Warung di Jalan Raya Sukodono yang buka sejak 15 tahun lalu itu bernama warung Lontong Kupang Bakso Jumbo. Eit, jangan salah sangka, cuma penulisannya yang disatukan. Penyajiannya tetap terpisah menggunakan piring dan mangkuk yang berbeda.
’’Ya, ada saja yang pesan sekaligus dua-duanya. Jadi, makan bakso sama kupang,’’ ujar Ponisri, pemilik warung itu, Senin (26/6). Dia menjalankan usaha itu bersama suaminya, Rohani, yang kebagian jatah mengurusi es degan.
Tidak sulit menemukan warung tersebut. Lokasinya hanya sekitar 200 meter dari Masjid Raya Dungus, Sukodono. Warung itu tampak sederhana, namun pelanggan tidak berhenti berdatangan. ’’Monggo, lontong kupang ta?’’ kata Ponisri menyambut calon pembelinya dengan ramah.
Awalnya, warung beratap terpal itu berukuran kecil. Seiring dengan semakin banyaknya pelanggan yang ketagihan, Ponisri dan suaminya memindahkan lokasi warung tersebut dan memperbesarnya. ’’Dulu pernah di gubuk. Terus pindah ke halaman rumah. Akhirnya, bisa pakai tempat ini,’’ jelas Rohani.
Saat ditanya rata-rata porsi lontong kupang yang disajikan setiap hari, Rohani tidak bisa menyebut angka pasti. Yang jelas, jumlahnya lebih dari 100 porsi. ’’Kadang pas laris banget, ya bisa sampai 200 porsi,’’ ucap Rohani.
Beberapa orang memang pelanggan tetap. Mereka sudah sangat sering menikmati menu khas Sidoarjo itu di warung Rohani. Tidak jarang rombongan keluarga datang dari luar kota. Terutama saat berlebaran di Sidoarjo. Misalnya, keluarga Malik Hasan Purwanto. Dia sengaja membawa dua putrinya dari Pandaan. ’’Anak-anak doyannya (makan kupang lontong, Red) di sini,’’ ujar Malik.
Lontong kupang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kuliner di Kota Delta. Tersedia banyak tempat makan lontong kupang yang terkenal. Misalnya, warung lontong kupang Pak Yanto dan deretan penjaja lontong kupang di Jalan Raya Tebel. Di sana ada 17 pedagang yang berdampingan menjual lontong kupang lengkap dengan sate kerang. Tinggal pilih. (via/c20/pri)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
