Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Juni 2017 | 09.40 WIB

Kapolda Bingung dengan Permintaan Kubu Rizieq Soal Kasus Chat Mesum

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan - Image

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan

JawaPos.com - Polda Metro Jaya terus mengusut kasus chat mesum yang menjerat Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein. Kini kedua orang itu sudah dijadikan terangka.

Namun belakangan muncul wacana dari kubu Rizieq untuk melakukan abosili (meniadakan sebuah perkara). Hal itu hendak diajukan agar Rizieq bisa terlepas dari jerat pidana.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menegaskan, rencana permintaan abolisi yang diajukan kubu dari Imam Besar Front Pembela Islam itu adalah yang tak perlu dibicarakan.

Dia menambahkan, masih banyak hal lain yang lebih penting daripada memperdebatkan soal permintaan itu kepada Presiden Joko Widodo. "Saya enggak mengerti abolisi bagaimana? Sudahlah, banyak yang lebih penting kita pikirkan negara ini," kata dia di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/6).

Mantan Kadiv Propam Polri ini menyebutkan, apabila merasa tak bersalah, sebaiknya Rizieq kata dia pulang ke Indonesia dan menjalani proses hukum yang ada. "Simpel saja, hadapi proses itu, selesai. Kalau memang tak terbukti, nanti biar pengadilan yang memutuskan," ucapnya.

Lulusan Akpol 1984 ini mengingatkan bahwa semua pihak mempunyai kedudukan sama dimata hukum, termasuk Rizieq. Sehingga bila salah, Rizieq tak akan bisa lepas dari pidana. "Kita alihkan saja pembicaraan yang lebih penting buat rakyat dan negara. Walau (Rizieq) mangkir, proses hukumnya akan tetap berjalan," tukas dia. (elf/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore