
MASIH BERSAMBUNG: Upaya relokasi Pasar Pucang masih belum diteruskan. Bangunan setengah jadi masih berjejer di pinggiran jalan.
JawaPos.com – Di tengah masa transisi pimpinan PD Pasar Surya (PDPS), program revitalisasi Pasar Pucang masih diliputi ketidakpastian. Pedagang pun resah. Saat Jawa Pos datang ke lokasi Selasa (27/6), stan-stan temporer yang terbuat dari kayu dan tripleks sudah terpasang di depan pasar serta lahan parkir sebelah timur. Stan tersebut dibangun sederhana dengan partisi yang menutup sebagian stan dan atap berbahan asbes. Belum terlihat adanya meja atau fasilitas lain.
Luas stan itu berbeda dengan stan yang ditempati saat ini. Setiap pedagang hanya disediakan tempat ukuran 2 x 2 meter. Berbeda dengan stan yang ditempati saat ini yang berukuran 3 x 3 meter.
Umi Sarinti, pedagang pisang di Pasar Pucang, menyatakan belum mendapat kepastian soal relokasi tersebut. Padahal, empat di antara tujuh stan miliknya dipastikan dipindah sementara. ’’Katanya 3 Juli harus pindah. Tapi, sampai sekarang saya belum tahu bakal dipindah ke mana,’’ katanya.
Hampir semua pedagang ingin mendapatkan lokasi di depan pasar. Lokasi tersebut jelas bakal membuat dagangan mereka lebih laris meski ukuran stan jauh lebih kecil. Namun, pengerjaan hingga kini belum selesai. Pekerja yang mengebut pembangunan sebelum Lebaran belum kembali hingga Selasa itu. Hasilnya, fasilitas seperti lampu dan stopkontak belum terinstal di semua stan. Yang paling menjadi perhatian justru lahan parkir yang tidak ada karena stan temporer.
’’Biasanya banyak pelanggan menengah ke atas yang memilih ke Pucang karena bisa parkir mobil di sini. Tapi, sejak lahan parkir diisi stan, pengunjung menurun,’’ kata Sahini, suami pedagang pasar yang ikut menjaga lahan parkir.
Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya Nurul Azza mengatakan, proses relokasi pedagang memang bakal dilaksanakan sekitar 3–7 Juli. Hal itu dilakukan untuk meninggikan atap stan lantai 1, pembangunan IPAL dan selokan, serta pemasangan keramik. Karena itu, ada 460 pedagang yang terpaksa dipindah sementara. ’’TPS (tempat penampungan sementara) yang kami sediakan ada 295 stan. Sebanyak 128 di depan pasar dan 171 lainnya di parkir timur. Di sisi parkiran itu ada 171 stan. Lalu, yang di depan pasar 124 stan pasar,’’ ucap Azza. Karena lahan tidak cukup, relokasi bakal dilangsungkan bergiliran. Bergantung siapa yang saat itu terdampak. (bil/c15/oni)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
