Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Juni 2017 | 05.12 WIB

Pedagang Pasar Ini Menunggu Progres Relokasi

MASIH BERSAMBUNG: Upaya relokasi Pasar Pucang masih belum diteruskan. Bangunan setengah jadi masih berjejer di pinggiran jalan. - Image

MASIH BERSAMBUNG: Upaya relokasi Pasar Pucang masih belum diteruskan. Bangunan setengah jadi masih berjejer di pinggiran jalan.


JawaPos.com – Di tengah masa transisi pimpinan PD Pasar Surya (PDPS), program revitalisasi Pasar Pucang masih diliputi ketidakpastian. Pedagang pun resah. Saat Jawa Pos datang ke lokasi Selasa (27/6), stan-stan temporer yang terbuat dari kayu dan tripleks sudah terpasang di depan pasar serta lahan parkir sebelah timur. Stan tersebut dibangun sederhana dengan partisi yang menutup sebagian stan dan atap berbahan asbes. Belum terlihat adanya meja atau fasilitas lain.



Luas stan itu berbeda dengan stan yang ditempati saat ini. Setiap pedagang hanya disediakan tempat ukuran 2 x 2 meter. Berbeda dengan stan yang ditempati saat ini yang berukuran 3 x 3 meter.



Umi Sarinti, pedagang pisang di Pasar Pucang, menyatakan belum mendapat kepastian soal relokasi tersebut. Padahal, empat di antara tujuh stan miliknya dipastikan dipindah sementara. ’’Katanya 3 Juli harus pindah. Tapi, sampai sekarang saya belum tahu bakal dipindah ke mana,’’ katanya.



Hampir semua pedagang ingin mendapatkan lokasi di depan pasar. Lokasi tersebut jelas bakal membuat dagangan mereka lebih laris meski ukuran stan jauh lebih kecil. Namun, pengerjaan hingga kini belum selesai. Pekerja yang mengebut pembangunan sebelum Lebaran belum kembali hingga Selasa itu. Hasilnya, fasilitas seperti lampu dan stopkontak belum terinstal di semua stan. Yang paling menjadi perhatian justru lahan parkir yang tidak ada karena stan temporer.



’’Biasanya banyak pelanggan menengah ke atas yang memilih ke Pucang karena bisa parkir mobil di sini. Tapi, sejak lahan parkir diisi stan, pengunjung menurun,’’ kata Sahini, suami pedagang pasar yang ikut menjaga lahan parkir.



Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya Nurul Azza mengatakan, proses relokasi pedagang memang bakal dilaksanakan sekitar 3–7 Juli. Hal itu dilakukan untuk meninggikan atap stan lantai 1, pembangunan IPAL dan selokan, serta pemasangan keramik. Karena itu, ada 460 pedagang yang terpaksa dipindah sementara. ’’TPS (tempat penampungan sementara) yang kami sediakan ada 295 stan. Sebanyak 128 di depan pasar dan 171 lainnya di parkir timur. Di sisi parkiran itu ada 171 stan. Lalu, yang di depan pasar 124 stan pasar,’’ ucap Azza. Karena lahan tidak cukup, relokasi bakal dilangsungkan bergiliran. Bergantung siapa yang saat itu terdampak. (bil/c15/oni)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore