
Ilustrasi
JawaPos.com - Ahmad Solihin (34), warga Dusun Saka Desa Manggeasi, Dompu, Nusa Tenggara Barat, kini harus berurusan dengan aparat berwajib. Ini akibat ulahnya mengamuk dan meletuskan air softgun di depan kantor polisi. Akibat aksi brutalnya, kini ia paun harus mendekam di balik jeruji besi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, insiden ini bermula pada Rabu (28/6) dini hari ketika korban menaiki mobil Toyota Avanza bernomor polisi DR 1655 YZ. "Pelaku ini awalnya bersama istri dan anaknya datang dari arah Bima menuju Dompu," kata Rikwanto, Rabu (28/6).
Kemudian pelaku menurunkan istrinya di Mata Air Madapangga Desa Ndano, Madapangga, Bima dan tersangka membawa anaknya dengan tujuan ingin membunuh anak kandungnya. "Istri pelaku lantas menelepon kakak dari tersangka yaitu Kanit I Sat Narkoba Bripka Taufik Polres Dompu dengan tujuan agar mencegah perbuatan tersangka, '' imbuhnya.
Selain melapor ke kakak tersangka, sang istri juga melaporkan insiden ke penjagaan Polres Dompu. Namun tak berapa lama pelaku tiba di Polres Dompu seraya mengatakan kata-kata kotor dan makian.
Usai mengeluarkan kata makian tersebut, tersangka memundurkan mobil sampai di depan Sat Lantas Polres Dompu dengan kecepatan tinggi. "Lalu pelaku ingin menabrakan mobil ke anggota piket. Setelah gagal, pelaku langsung mengancam dan menodongkan senjata airsoftgun ke arah anggota piket Pos Penjagaan," paparnya.
Tak lama berselang, pelaku langsung meletuskan senjata airsoftgun ke arah anggota pos penjagaan Mapolres Dompu sebanyak satu kali, kemudian dibalas polisi dengan tembakan peringatan dua kali.
Usai melakukan aksinya, pelaku kembali menaiki mobil dan lari ke arah kota Dompu. Tapi pelaku kembali datang di depan Koperasi Kepolisian di Mapolres Dompu dengan jarak penjagaan 10 Meter.
"Petugas meminta pelaku keluar dari mobil dan tiarap dari mobilnya. Namun perintah itu tidak diindahkan oleh tersangka sehingga anggota penjagaan mengeluarkan tembakan peringatan dan mengejar pelaku sampai di belakang Kantor DPRD Dompu," urainya.
Rikwanto menambahkan, ketika dilakukan pengejaran, pelaku akhirnya tertangkap dan langsung digiring ke Polres Dompu. "Sekarang pelaku dan barang bukti sudah diamankan, kami masih dalami motifnya apa," tukasnya. (elf/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
