
Dokter Spesialis Anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn (belakang kanan) semasa hidup
JawaPos.com - Dunia medis kehilangan sosok Dokter Spesialis Anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn. Almarhum semula dikabarkan meninggal akibat kelelahan bekerja piket Lebaran di RS Pondok Indah Bintaro Jaya. Atas kejadian itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Anastesi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) angkat bicara.
Almarhum dr. Stefanus Taofik, SpAn merupakan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif anggota PERDATIN DKI Jakarta. Almarhum adalah peserta Pendidikan Fellowship Konsultan Intensive Care (KIC) di RSCM semester ke-2.
Saat meninggal dunia, almarhum sedang melakukan pekerjaan sebagai dokter anestesi di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, bukan dalam tugasnya sebagai peserta didik.
Pada saat ditemukan tidak berdaya, almarhum sedang bertugas jaga 24 jam. Namun dengan kondisi satu pasien di ICU dan telah pindah ke ruangan serta hanya satu pasien di kamar operasi.
Almarhum meminta pertukaran hari jaga dengan rekannya sehingga memungkinkan almarhum untuk jaga 2 x 24 jam dan libur setelahnya. Selain bertugas di RS Pondok Indah, almarhum juga bertugas sebagai fellow KIC di RSUPN Cipto Mangunkusumo dan dokter jaga di RS Jantung Diagram, Cinere.
Surat Perdatin tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Perdatin Andi Wahyuningsih Attas. Surat itu ditujukan kepada Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.
Di laman Facebooknya, Almarhum masih sangat muda dan terlihat sangat dekat dengan buah hatinya. Foto-fotonya bersama sang anak yang masih balita serta foto bersama istri banyak menghiasi seluruh galeri foto media sosialnya.
Sebelumnya, dokter Stefanus dikabarkan meninggal saat sedang piket Lebaran. Namun pihak Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) meluruskan informasi tersebut.
Dokter Stefanus Taofik, dokter anestesi yang dilaporkan meninggal dunia saat piket lebaran, bukan disebabkan kelelahan akibat beban kerja atau overworked.
Berdasarkan penjelasan melalui surat yang ditujukan kepada Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dokter Stefanus bertugas jaga seperti biasa dan tidak banyak menangani pasien. (cr1/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
