Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Juni 2017 | 15.47 WIB

ISIS Teror Polri dengan Selebaran di Kaca Mobil

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI


JawaPos.com - Para pelaku teror terus mengincar polisi sebagai sasaran. Belum tuntas kasus penyerangan Mapolda Sumut, ancaman kembali terjadi. Kemarin (27/6) anggota Polres Serang Kota, Provinsi Banten, menemukan selebaran bernada ancaman yang ditaruh di kaca depan mobil-mobil polisi. 



Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pihaknya sudah mendapat gambaran terduga penyebar selebaran tersebut. "Tapi, masih perlu kami dalami," ujarnya kepada Jawa Pos kemarin. Karena itu, dia belum bisa mengungkap identitas pelaku. 



Kapolda bertekad mengejar pelaku sampai ketemu. Sebab, selain ancaman, aksi teror tersebut berarti ejekan terhadap polisi. Bagaimana tidak, pelaku memilih menyelipkan selebaran di kaca mobil milik anggota kepolisian. Padahal, mobil itu diparkir tidak jauh dari pos polisi lalu lintas (polantas) di alun-alun, Jalan Veteran, Kota Serang. 



Selebaran tersebut ditulis tangan. Pada lembar pertama, pelaku menggambar peta lengkap dengan lokasi yang dijaga polisi. Pelaku juga menggambar bendera ISIS dan kalimat takbir yang ditulis dengan huruf Arab. "Siapkan dirimu polisi thogut, kami akan datang," tulis pelaku. 



Tidak berhenti sampai di situ, pelaku juga menuliskan kalimat bernada ancaman lainnya. "Setelah Marawi, Filipina, selanjutnya adalah Indonesia," ancam pelaku. Dalam selebaran itu, Indonesia ditulis dengan huruf kapital seluruhnya. 



Pada selebaran kedua, pelaku menulis daftar sembilan lokasi yang akan menjadi target penyerangan. "Salah satunya akan jadi sasaran," bunyi kalimat yang ditulis tepat di samping daftar tersebut. Di lembar yang sama, pelaku menulis bahwa mereka berbaiat kepada pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi. Kalimat lain yang ditulis di lembar itu berbunyi, "Kami bukan anti-NKRI. Tapi, kami jijik dengan berhala yang disebut demokrasi." 




Setelah menemukan selebaran tersebut, polisi dikerahkan untuk mencari pelaku. Namun, Listyo enggan menyampaikan secara detail. "Nanti saja, nanti dikabari," ucapnya. (syn/c9/nw)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore