Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2017 | 14.12 WIB

Kerangka dari Jemuran, Komponen Beli di Toko Online

KREATIF: Tim SMKN 2 Wonogiri saat menyiapkan drone mereka. - Image

KREATIF: Tim SMKN 2 Wonogiri saat menyiapkan drone mereka.

Para siswa kreatif ini tengah mengembangkan pesawat tanpa awak (drone) untuk berbagai keperluan. Hasil karya mereka tengah diubah fungsinya menjadi pesawat penebar pestisida cair.


TAUFIQURRAHMAN, Wonogiri


TIGA pelajar itu sibuk melakukan ”operasi”. Tak tanggung-tanggung, yang mereka tangani adalah ”otak”.


”Otaknya sedang dicopot. Jadi, belum bisa terbang,” kata Anhar Mashulhaq, salah seorang dari tiga pelajar itu, kepada Jawa Pos.


Tenang, tak ada hal sadis kok yang dilakukan Anhar, siswa teknik mekatronika, serta kedua temannya, Andhika Enggal Ramadhan dan Dimas Bagus Tri Wibowo. Pada Sabtu siang awal Juni lalu, tiga siswa sekelas di SMKN 2 Wonogiri, Jawa Tengah, itu tengah membongkar drone bikinan mereka.


Bertempat di laboratorium mekanika SMKN 2 Wonogiri, otak yang dimaksud Anhar adalah seperangkat flight circuit board atau biasa disingkat FC. Terdiri atas chip komputer, papan sirkuit, dan bundaran kecil penerima sinyal GPS.


Drone milik mereka tengah dibongkar dan disesuaikan untuk fungsi baru, yakni penebar pestisida cair. Di bawah kaki pendaratan drone tersebut kini dipasangi sebuah tangki plastik mirip wadah minum burung yang bisa memuat 1–2 liter pestisida cair. Penyesuaian tangki harus dilakukan hati-hati untuk menyeimbangkan berat yang bisa dibawa kekuatan putaran rotor. Pesawat tanpa awak terse but dirakit Anhar, Andhika, Dimas, dan rekan sekelas mereka lainnya, Baghiz Nur Raiz, sejak November 2016. Turut bergabung dalam tim itu seorang kakak kelas, Chiesa Wiandhani. Mereka bekerja di bawah panduan seorang guru pembimbing, Eko Nur Wahyudi. Tangki di bawah kaki drone akan terhubung dengan dua slang yang melilit di dua dari total enam lengan rotor.


Dari slang tersebut lah, pestisida cair akan keluar menyemprot ke bawah. Fungsi penebar pestisida cair, lanjut Andhika, lebih rumit ketimbang pelempar pelampung. Dalam fungsi pelempar, pelampung digantung begitu saja pada drone. Di ujung talinya, ada pin yang mengait pada sebuah motor servo. ”Tinggal pencet, pinnya lepas, pelampung sudah jatuh.” Drone untuk berbagai keperluan pertanian memang bukan hal baru. Namun, yang banyak di jual perusahaan masih relatif mahal. Sementara itu, kata Anhar, untuk membangun drone milik mereka tersebut, total biaya tidak lebih dari Rp 15 juta. Bahan-bahannya pun mudah didapat. ”Ini komponennya banyak yang beli di toko online,” ucap siswa kelas XI tersebut.


Drone milik mereka berdiameter kira-kira 1 meter. Dengan enam lengan rotor masing-masing 50 sentimeter. Rotornya berdiameter 17 inci atau 44 sentimeter. Dengan lebar 5,5 inci atau 13 sentimeter.


Setiap rotor punya satu dinamo yang terhubung dengan baterai lipo berkapasitas 5.200 mAh. Setara dengan kapasitas tertinggi baterai smartphone keluaran terbaru. Bagian kerangka tidak kalah bersahaja. Lengan rotor hanya terbuat dari batang aluminium yang mirip tangkai gorden rumah. Bagian tengah tempat dudukan FC terbuat dari spon ati dan selembar akrilik.


Sementara itu, kaki pendaratan drone terbuat dari batang aluminium tipis mirip yang dipakai di antena TV. ”Kerangkanya ini dari jemuran,” kata Anhar berkelakar.



Meski demikian, dalam uji coba terakhir di Pantai Klanyar, Pacitan, awal 2017, drone mampu mencapai posisi simulasi korban tenggelam tidak sampai hitungan menit. Kecepatannya diperkirakan sampai 30 km per jam atau setara kecepatan standar sepeda motor di jalan raya. Selain itu, drone tersebut punya wilayah jangkauan cukup luas, yakni 1 kilometer persegi. (*/c17/ttg)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore