Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Juni 2017 | 05.11 WIB

Tragis, 140 Warga Desa Tertimbun Longsor

EVAKUASI: Tim penyelamat tidak henti membongkar reruntuhan untuk mencari korban longsor. - Image

EVAKUASI: Tim penyelamat tidak henti membongkar reruntuhan untuk mencari korban longsor.



JawaPos.com – Lebih dari ratusan warga desa diduga tertimbun longsor besar di Provinsi Sichuan, Tiongkok. Longsor tersebut dipicu hujan lebat yang tidak berhenti di kawasan tersebut. China Daily melaporkan kalau lima orang ditemukan tewas dan 140 lainnya hilang setelah longsor menimbun 62 rumah di Desa Xinmo, Mao County, Tiongkok, pada Sabtu (24/6).


Proses evakuasi masih terus berlangsung. Salah satu penyelamatan yang menggetarkan hati terjadi ketika seorang warga desa berhasil melakukan panggilan telepon dan tim penyelamat sukses menemukannya. Perempuan itu berada di kamar di rumahnya ketika lonsor menerjang. ”Dia menangis terharu begitu kami berhasil menemukannya,” kata seorang tim SAR.


Qiao Dashuai seorang warga desa yang berhasil selamat mengatakan kepada channel CCTV kalau mereka berhasil  lolos dari timbunan longsor setelah bayi mereka menangis kencang. Qiao kemudian terbangun dan hendak menggantikan popok anaknya ketika terdengar suara kencang dari luar rumah. ”Kami mendengar suara aneh dari belakang rumah dan suaranya kencang,” kata Qiao.


”Angin kencang lantas masuk ke kamar kami. Ketika kami keluar untuk melihat apa yang terjadi, air langsung masuk rumah. Kami berjuang keras melawan arus air yang menerobos kencang sampai kami menemukan tim penyelamat,” sambung Qiao. Meski dia, istri, dan bayinya selamat, orang tua dan keluarga lain belum ditemukan.


Associated Press melaporkan kalau ada tanah dan batu yang setara dengan seribu kolam renang ukuran Olimpiade yang longsor dari pegunungan ke desa tersebut.  ”Batu dan tanah itu menutup jalan sampai 1,6 kilometer dan memblokir sungai sampai 1,6 kilometer juga,” kata Wang Yongbo, seorang tim SAR kepada CCTV.


Saat ini lebih dari seribu anggota PMK, staf medis, dan polisi berada di lokasi kejadian. Namun, usaha penyelamatan itu masih belum maksimal karena hujan masih turun. Presiden Tiongkok Xin Jinping sendiri sudah memerintahkan penyelamatan dilakukan secara maksimal. (BBC/CNN/theguardian/tia/JPK)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore