
Ilustrasi
JawaPos.com - Suasana Le Grandeur Hotel Balikpapan mendadak heboh. Penyebabnya, seorang warga negara asing (WNA) ditemukan tewas di kamar mandi hotel tersebut. Pria asal Australia yang diidentifikasi bernama Robert John Pinkerton (70) itu ditemukan Kamis (22/6) malam, pukul 20.00 Wita. Saat ditemukan, kondisi mulut dan lehernya telah membiru. Darah menempel di tubuhnya di lantai kamar mandi.
Dari keterangan seorang rekan laki-laki Robert, berinisial EW (35), sejak Rabu (21/6) dirinya menginap bersama Robert di kamar 318. Kamis pagi, dia dan Robert sempat sarapan di lobi hotel. EW lantas pamit pulang dan keduanya janji bertemu kembali di salah satu tempat. Namun setelah menunggu lama Robert tidak muncul.
"Saksi menelpon tetapi tidak ada jawaban. Kemudian pukul 20.00 Wita, saksi ke kamar hotel. Saat dipanggil tidak ada jawaban. Sementara barang-barangnya masih ada. Saksi kemudian mengecek ke kamar mandi. Saat dibuka tidak bisa terbuka penuh. Ada kaki korban menghalangi pintu. Diintip, ternyata pria tersebut tertelungkup di samping toilet dalam kondisi tanpa busana," terang Plt Kasat Reskrim Polres Balikpapan, Ipda Nyoman Darmayasa, kemarin (23/6).
Saksi kemudian melapor ke pihak keamanan hotel. Ketika melihat kondisi Robert, pihak hotel lalu menghubungi Polres Balikpapan dan Tim SAR Balikpapan. Sempat akan dilakukan pertolongan jika kondisi korban masih hidup. Namun setelah dicek, ternyata kondisi Robert telah meninggal. Evakuasi kemudian dilakukan.
"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Karena tidak ditemukan tanda kekerasan. Tetapi, untuk lebih pasti kami evakuasi dan dikirim ke RS Kanujoso Djatiwibowo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sambil menunggu keluarga korban. Lebih lanjut kami akan lakukan olah TKP untuk memastikan tidak ada unsur lain dari kematian korban. Sementara kecil kemungkinan ini kasus pembunuhan meski ditemukan darah di lantai kamar mandi," ucap Nyoman.
Kasi Pengawasan Kantor Imigrasi Klas I Balikpapan, Bismo Surono menyebut jika Robert merupakan WNA yang melancong seorang diri dengan status visa kunjungan. Saat ini, pihaknya masih menunggu kabar dari Kedutaan Australia. Mengurus tentang kepulangan jenazah. "Sampai saat ini, kami masih menunggu kabar dari Kedutaan yang informasinya sedang menghubungi keluarga korban. Kalau ada informasi lebih lanjut akan kami kabari," ujar Bismo. (*/rdh/rsh/k15/fab/JPG/fab/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
