Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10.00 WIB

Salah Masuk Pelabuhan, Pemudik Asal Malaysia Batal Lebaran di Kampung

Pemudik di Pelabuhan Sekupang saat menuju ke kapal. - Image

Pemudik di Pelabuhan Sekupang saat menuju ke kapal.

JawaPos.com - Bagi pemudik yang pulang kampung perlu lebih berhati-hati di jalan. Apalagi yang menggunakan moda transportasi umum. Biasanya di tempat itu kerap berkeliaran para pelaku kejahatan yang siap menyasar para korban.


Seperti yang terjadi di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Batam. Di sana ada pemudik yang baru berlabuh dari Malaysia pada Jumat (23/6) siang. Namanya Ani. Rencananya dia hendak pulang kampung ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).


Namun karena salah berpindah ke pelabuhan kapal, akhirnya wanita dengan tiga anak itu jadi korban penipuan dari orang yang dikenal. Akibatnya dia mengalami kerugian Rp 600 ribu. Parahnya lagi dia ketinggalan kapal dan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Belawan, karena kapal menuju Belawan sudah tidak ada lagi.


"Saya dari Malaysia mau ke Belawan. Sampai ke Batam, saya langsung ke Pelabuhan Sekupang untuk naik Kelud. Karena saya kira pelabuhannya masih di sana," ujar Ani saat ditemui di Pelabuhan Batuampar seperti yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (24/6).


Sesampainya Ani di pelabuhan Sekupang, dia menemui seseorang dan menanyakan tiket KM Kelud dengan tujuan Belawan. Orang yang baru dikenalnya itu pun meminta uang sebesar Rp 600 ribu untuk empat tiket tujuan Belawan.


"Saya sudah tunggu dia satu jam. Dia sudah tidak datang-datang lagi. Ditelepon nomor handphonenya sudah tidak aktif lagi," ceritanya penuh dengan kesedihan.


Merasa ditipu, Ani bersama tiga orang anaknya pun menuju ke pelabuhan Batuampar dari sekupang dengan tujuan agar petugas Pelni dapat memberikan tiket untuknya dan anak-anaknya. Hingga pukul 15.00 WIB, Ani masih menunggu kebijaksanaan petugas untuk memberikannya tiket pulang ke Belawan.


"Saya bayarlah setengah harga. Saya tidak punya uang lagi, uang sisa untuk makan anak-anak di jalan," ujarnya kepada salah seorang petugan KM Kelud.


Sementara itu, Kepala Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam Ending Wahyudin mengatakan, jumlah penumpang dari Batam dengan tujuan ke Belawan, Jumat (23/6) kemarin mencapai 3.200 orang.


"Hari ini merupakan keberangkatan terakhir menuju ke Belawan. Keberangkatan menuju Belawan selanjutnya sesudah lebaran," kata Ending.


Dia menambahkan, jumlah penumpang yang hendak mudik pada tahun ini mengalami kelonjakan dibandingkan pada tahun 2016 lalu. Dari data yang tercatat Pelni, kelonjakan penumpang pada tahun ini mencapai 20 persen.


"Meningkatnya penumpang ini karena beberapa faktor. Diantaranya karena banyaknya perusahaan yang tutup operasi di Batam. Penumpang itu rata-rata bekerja sebagai karyawan atau guru," imbuhnya. (cr1/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore