
Ilustrasi
JawaPos.com - Kesibukan jelang Idulfitri tak hanya terlihat dari kepadatan arus mudik. Arus pengiriman paket yang dilayani PT Pos Indonesia juga meningkat. Kepala PT Pos Indonesia Cabang Samarinda Suwandi, mengatakan kenaikan jasa pengiriman barang mencapai 20-25 persen. Hal ini terjadi sejak minggu kedua sebelum Lebaran.
Tak hanya secara kuantitas, peningkatan kualitas karena banyak pengguna jasa yang biasanya menggunakan layanan biasa, kemarin menggunakan layanan kilat karena ingin paket atau suratnya cepat sampai.
“Seminggu sebelum Idulfitri ini justru mulai normal kembali. Sebab, layanan kargo mulai dibatasi karena moda transportasi seperti pesawat dan kapal lebih banyak mengangkut penumpang,” jelasnya kepada Kaltim Post, Kamis (22/6)
Dia menyebut, layanan PT Pos Indonesia hanya libur selama dua hari. Yakni pada 25-26 Juni. Setelahnya kembali melayani masyarakat seperti biasa. Bahkan, sepekan jelang Lebaran, para pegawai di bagian operasional bekerja lebih lama alias lembur.
Dia mengatakan, hal tersebut merupakan wujud komitmen melayani pengguna jasanya. Bila ada keterlambatan, terang dia, biasanya berasal dari daerah asal pengiriman.
Besarnya tonase pengiriman barang menyebabkan kelebihan kapasitas. Di Samarinda, paket banyak datang dari Pulau Jawa. “Bila terjadi overload, kami meminta maaf karena PT Pos Indonesia tak bisa mengantarkan barang tepat waktu," ucap Suwandi.
Tak hanya mengandalkan jasa pengiriman surat dan barang. Pria berkacamata itu juga menerangkan bahwa pihaknya kini telah bertransformasi. Saat ini, PT Pos Indonesia juga memberikan layanan keuangan.
Terbaru, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). “Jadi, selain membayar tagihan air, listrik, serta pembayaran kredit. Masyarakat juga bisa membayar PBB di kantor pos. Bayar pajak kendaraan pun bisa di loket kami," urainya. Pihaknya juga meluncurkan layanan Pos Jempol alias jemputan online. Masyarakat mulai banyak yang memanfaatkan jasa serupa layanan kurir daring tersebut.
Dia memaparkan, nantinya pengguna jasa tak perlu datang ke kantor pos untuk mengirim barang. Cukup menghubungi kontak yang tersedia, maka barang akan diambil ke rumah pelanggan. “Biasanya yang memanfaatkan layanan ini adalah pemilik online shop. Tidak ada biaya tambahan untuk pikap barang. Hanya biaya pengiriman paket yang sama dengan di loket saja," sebut dia.
Dari Balikpapan, peningkatan pengiriman paket juga meningkat hingga 50 persen. Wakil Kepala Kantor Pos Balikpapan Suworo mengatakan, selama Ramadan produksi pengiriman paling signifikan yang meningkat naik adalah surat dan paket. Terutama paket yang berkaitan dengan mudik. “Mulai ramai pelayanan paket dan surat pada pekan kedua Ramadan. Rata- rata paket yang dikirim diatas 2 kilogram ke atas. Baik makanan dan pakaian," ucapnya.
Kemudian untuk jenis surat, paket berupa surat ucapan hari raya dari kantor pemerintahan, BUMN dan swasta. Dalam sekali pengiriman per institusi bisa mencapai hingga ratusan surat. “Yang sudah terkirim ribuan paket dan surat. Dalam sehari wilayah kota bisa menerima 100 paket. Kalau digabung dengan unit lainnya seperti Penajam (Penajam Paser Utara) dan Tanah Grogot (Paser) rata-rata hingga 500 paket dan surat dalam sehari," ungkapnya.
Ia menjelaskan, kenaikan pengiriman paket dan surat selama Ramadan mencapai 50 persen. Dengan berbagai pengiriman pelayanan. Seperti kiriman biasa, kilat khusus, dan express. “Yang biasa pakai jalur laut dan darat. Kalau express dan kilat khusus pakai jalur udara dan darat," paparnya. Adapun pengiriman tujuan paling banyak adalah Bandung dan Surabaya. Pihaknya pun mengusahakan paket dan surat datang tepat waktu. Meskipun sering ada kendala dalam pengiriman.
“Kendalanya di penyaluran barang. Seperti ketika mengirim di darat terjebak macet. Belum lagi jalur udara, paket dan surat menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta sehingga overload untuk diangkut semua. Makanya pengirimannya bisa terlambat," ungkapnya. (*/roe/*/ane/riz/k15/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
