
Suasana ruas tol dalam kota, Jakarta, Kamis (22/6) malam.
JawaPos.com - Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto meminta para pemudik untuk menggunakan jalur tol fungsional Brebes-Gringsing. Namun, saat melewati jalur tersebut kecepatan tidak melebihi 40 kilometer per jam. Hal ini meminimalisir adanya kecelakaan.
"Kami harapkan, saat menggunakan tol, agar kecepatan jangan melebihi 40 kilometer per jam," ucap dia, Kamis (22/6). Sebab, kata dia, ketebalan beton pada jalur tersebut tipis sehingga pengemudi harus lebih berhati-hati."Betonnya tebalnya 10 sentimeter, lebar tol 7 meter, panjang tol 110 kilometer," sambung dia.
Jenderal bintang dua ini juga meminta, pengemudi tidak melakukan aksi saling menyalip di tol karena kondisi jalannya berdebu, sehingga bisa mengganggu pandangan pengemudi bila kecepatan kendaraan dipacu tinggi. "Di sana banyak debu. Jangan menyalip, karena mengganggu pandangan," katanya.
Jebolan Akpol 1984 ini menambahkan, ketika pemudik menggunakan tol fungsional pada malam hari, diharapkan lebih berhati-hati karena belum ada lampu penerangan permanen di sana. "Rawan kalau di malam hari, lampu yang ada lampu portabel, bukan lampu permanen," tukas dia. (elf/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
