
Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Lahirnya era reformasi pada 1998 tidak terlepas dari kerja keras kelompok mahasiswa di kala itu yang tergabung dalam Cipayung Plus. Akan tetapi setelah hampir 20 tahun reformasi berjalan, alumni Cipayung Plus belum mengambil peranan strategis dalam memimpin bangsa.
Kini organisasi mahasiswa Cipayung Plus yang masih duduk di bangku perguruan tinggi pun mendesak agar para alumni Cipayung Plus yang dulu telah berdarah-darah memperjuangan reformasi mengambil peranan untuk negara ini.
Organisasi Cipayung Plus yang terdiri dari sejumlah organisasi perhimpunan mahasiswa, seperti Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasiona Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan organisasi sejenis lainnya.
Melihat fenomena peranan dari alumni Cipayung Plus, Ketua PKC PMII Sumatera Utara, Boby Niedhal Dalimunthe berpendapat tidak salahnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk melakukan konsolidasi bangsa.
Menurut Boby, Cak Imin adalah mantan Ketua Umum PB PMII dan juga terlibat langsung dalam proses reformasi 1998. “Cak imin cakap dan layak untuk diusung,” ungkap Boby Niedhal dalam keterangan persnya, Kamis (22/6).
Di tempat yang sama, Ketum Badko HMI Sumut Septian Fujiansya Chaniago menuturkan, jika melihat rekamnya, Cak Imin setiap membuat kebijakan dalam partai maupun semasa jadi menteri banyak mempengaruhi perubahan sistem politik Indonesia. “Saya yakin kelompok Cipayung memiliki peluang besar untuk memimpin bangsa," kata Septian.
Sementara itu, Ketum KORDA GMNI Sumut, Charles Munthe mengungkapkan, Cak Imin adalah sosok penggerak aktifis yang inspiratif. Dari sosoknya terlihat hubungan kader NU dengan Soekarno sangatlah dekat. "Maka hubungan kami dengan NU bukanlah hal yang baru," sebutnya. (iil/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
